Pemanfaatan sampah kulit durian dan batubara sebaagi sumber energi alternatif biocoal
SYAIFUL, Achmad, Prof. Ir. Suryo Purwono, M.A.Sc.,Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikSeiring dengan menipisnya persediaa nminyak bumi dan rencana penghapusan subsidi atas minyak tanah, menjadikan upaya mencari sumber energi alternative menjadi sangat relevan Melonjaknya harga minyak bumi duniahinggamencapai60DolarAS,bahkansempat140DolarperbarelpadabulanJuli2008,halinidisebabkanolehsemakinmeningkatnyakebutuhanakanminyakbumi. Sumber energi alternative yang terus diteliti dan dikembangkan di Indonesia antara lain : sumber energi air, angin, panas bumi , biodiesel serta biomassa , selain sumber energi alternative yang terus dikembangkan , pemerintah juga terus menggalakka npemakaian bahan bakar fossil yaitu batubara yang memiliki cadangan besar di Indonesia .Cadangan batu bara di Indonesia mencapai 36,3 Milyar ton terbesar di pulau Sumatra sebesar 67,9% , Kalimantan sebesar 31,6% serta sisa dipulau Jawa, Sulawesi dan sedikit Papua. Saat ini salah satu sumber biomassa yang belum dimanfaatkan secara maksimal adalah sampah kulit durian dengan jumlah 60-75% dar itotal berat buah durian. Penelitian kali ini bertujuan untuk membuat biocoal dengan memanfaatkan sampah kulit durian dan batubara , kulit durian di lakukan pirolisis pada suhu 400º C selama 1 jam, lalu batu bara dilakukan pirolisis pada suhu 700ºC selama 5jam. Kedua arang yang terbentuk ditumbuk/dihaluskan dengan lolos saring 20 mesh, lalu dicetak dan jemur dibawah sinar matahari selama 3 hari. Hasil penelitian diketahui semua biocoal campuran arang kulit durian (biomass) dan arang batubara (fossil) dalam berbagai macam perbandingan berat, memenuhi persyaratan nilai kalor dan kadar air menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) yait uminimal 5000kal / gram dan maksimal 8%, namun untuk kadar volatilematter tidak ada biocoal yang memenuhi syarat, sedangkan kadara buhanya biocoal 4 (25%arangkulitdurian,75%arangbatubara) dan biocoal 5(100%arangbatubara) yang memenuhi syarat kadar abu menurut SNI, yaitu maksimal 8%, kecendrungan penurunan kadarair, kadarabu, kadar volatilematter, laju pembakaran dan waktu titik nyala seiring dengan penambahan berat arang batu bara dalam biocoal, sebaliknya terjadi peningkatan nilai kalor seiring dengan penambahan berat arang batu bara dalam biocoal. Biocoal 3 (50% arang kulit durian, 50% arang batu bara) memiliki sifat yang lebih baik dibandingkan dengan biocoal 6(50% arang kulit durian, 50% batu bara tanpa pirolisis) yaitu kadar air dan kadar volatilematter yang lebih rendah serta nilai kalor yang lebih tinggi dan tidak mengeluarkan asap sewaktu dilakukan pembakaran.
Along with the depletion of oil supplies and planned removal of petroleum subsidies, makesthesearchforalternativeenergysourcesareparticularlyrelevant.Soaringworldoilpricesreach60usdollarseven140usdollarsperbarrelinjuly2008,thisconditionoccursbecauseofthegrowingdemandforpetroleum. AlternativeenergysourcescontinuesresearchedanddevelopedinIndonesia,thereareenergysourcewater,wind,geothermal,biodieselandbiomass,otherthanalternativeenergysourcesbeingdeveloped.GovernmentalsocontinuedtoincreaseconsumptionoffossilfuelscoalwhichhasthelargestreservesinIndonesia.CoalreservesinIndonesiareached36.3billiontonsspreadoverSumatra67.9%,31.6%inKalimantanandtherestofJava,SulawesiandalittlebitinPapua.Now,oneofthesourcesofuntappedbiomassmaximumisdurianshellwastewith60-75%ofthetotalweightofdurianfruit. Thisresearchgoaliscreatingbiocoalusingdurianshellwasteandcoal.Durianshellispyrolysedforanhourat4000Celciusandcoalispyrolysedforfivehoursat700oC.Bothofcharcoaliscrushedandbemashedusingscreen20mesh.Thenitisformedanddriedunderthesunlightfor3days. TheresearchshowsthatallmixturebiocoalfromdurianshellandcoalinvariousweightratiomeettherequirementsofcalorificvalueandmoisturecontentaccordingtoIndonesiaNationalStandard(SNI)minimum5.000cal/gramsandmaximum8%,butforvollatilematterlevels,therearenoteligiblebiocoal,forashcontentonlybiocoal4(25%durianshellcharcoaland75%cokecoal)eligibleforSNIwhichis8%decliningtrendofwatercontent,ashcontent,volatilemattercontent,combustionrateandflashpointoftimealongwiththeweightofcokecoalinbiocoal,otherwiseanincreasingtrendincalorificvaluealongwiththeweightofcokecoalinbiocoal.Biocoal3(50%durianshellcharcoaland50%cokecoal)havebetterpropertiesthanbiocoal6(50%durianshellcharcoaland50%coalwithoutpyrolysis)whichislowermoisturecontentandvolatilematterlevelsandhighercalorificvalueandalsoitisnotproducesmokeduringcombustion.
Kata Kunci : Biocoal,Pirolisis,Fossil,Batubara,Biomassa,Arang kulit durian