Kerjasama Pemerintah Kota Sabang dengan pelaku usaha dalam pengembangan pariwisata
FAHLEFI, Muhammad Riza, Dr. Ambar Widaningrum
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikKota Sabang merupakan daerah kepulauan yang berada di sebelah Utara palau Sumatera. Sabang dikenal dengan daerah kunjungan wisata karena memiliki banyak obyek wisata, namun belum dikelola secara optimal. Untuk dapat mengembangkan obyek wisata yang ada di Sabang pemerintah daerah menjalin kerjasama dengan pelaku usaha. Alasan utama pemerintah daerah mengembangkan Sabang sebagai kawasan pariwisata selain memanfatkan potensi yang ada, juga erat kaitanya dengan pembangunan perekonomian daerah, karena memberikan keuntungan dan manfaat bagi daerah dan masyarakat. Hal ini terlihat dengan terciptanya lapangan kerja baru yang cukup luas bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang ada diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara di lapangan terhadap informan. Data sekunder diperoleh melalui dokumen-dokumen atau naskah kesepakatan bersama (MoU) yang berhubungan dengan perjanjian kerjasama antara pemerintah kota Sabang dengan pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama pemerintah kota Sabang dengan pelaku usaha belum berjalan dengan baik dan masih terdapat kendala atau hambatan dalam pelaksanaanya. Hal itu dibuktikan dengan terjadinya penunggakan pembayaran biaya kontrak kerjasama oleh pelaku usaha selaku mitra kerja pemerintah daerah. Selain itu, pelaku usaha yang menjadi mitra kerja pemerintah daerah belum mampu untuk mengembangkan kawasan wisata seperti yang di harapkan oleh pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah perlu mengkaji ulang kerjasama yang telah dibina dengan pelaku usaha tersebut. Sebab kerjasama tersebut belum memberi dampak yang positif untuk daerah dan masyarakat setempat. Kerjasama yang dijalin antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha perlu untuk ditingkatkan sehingga berdampak positif bagi daerah karena pemerintah daerah ingin meningkatkan penerimaaan asli daerah dari sektor pariwisata. Selama ini sektor pariwisata belum dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk daerah. Selain itu, dalam mengembangkan kawasan wisata tentunya diperlukan sarana penunjang kegiatan pariwisata seperti: hotel berbintang, sistem transportasi dan perbankan yang mendukung penukaran mata asing. Karena daerah kunjungan wisata akan lebih baik dan maju apabila didukung oleh sarana penunjang kegiatan wisata yang memadai.
Kota Sabang is an island located in north of Sumatra island. Sabang is known as tourism visiting place because it has many attractive objects, but it does not manage optimally. The local government establishes collaboration with the business actors to develop the existing tourism attractive objects in Sabang. The main reasons of the local government develop Sabang because the area is very potential as tourism area, also it regarding to regional economic development motive, and give advantages and benefits for the region and the society. It can be notified by the opportunities of the new job fields for the local communities. The methodology used in this study is a qualitative descriptive method. Data obtained from primary data and secondary data. The primary data obtained by conducting observations and interviews. Secondary data obtained through documents or memorandum of understanding (MoU) related to the collaboration agreement between the local governments and the business actors. The results of the study showed that the collaboration between the local government and the business actors does not run very well and there are still some obstacles or barriers to apply the collaboration. It was prove by the contract payment debts by the business actors as partner of local government. Additionally, the business actors cannot develop tourism area as expected by local government. Therefore, the local government need to review the agreement between the business actor, if the collaboration does not give any impact for the region and local communities. The collaboration between the local governments with the business actors should be improved to give positive impact for the region because the local government wants to increase the PAD from tourism sector. So far, the tourism sector does not give any significant contribution to the region. In addition, in developing tourism areas, it needs resources to support tourism activities such as: five-star hotels, transportation and banking system that supports the foreign currency exchange. The tourism objects will develop better if they are supported by the adequate tourism fasilities.
Kata Kunci : Kerjasama,Pengembangan,Pariwisata, Collaboration, Development, Tourism.