Laporkan Masalah

Kepuasan kerja aparatur pemerintah daerah :: Studi kasus kepuasan PNS di Pemerintah Kota Ambon

MAWENGKANG, Weldon Jonas, Prof. Dr. Warsito Utomo

2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Perubahan paradigma pengelolaan sumber daya manusia dari hanya melihat manusia atau pekerja yang non manejerial sebagai kekuatan produksi atau selama ini dikenal sebagai Manajemen Personalia, menuju kepada memperlakukan manusia dalam organisasi sebagai asset yang telah diakui sebagai sumber keunggulan kompetitif, menempatkan karyawan atau Pegawai Negeri Sipil sebagai faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi.Memahami, mengetahui dan memenuhi kebutuhan serta menghilangkan faktor yang membuat ketidakyamanan dalam bekerja akan membuat Pegawai Negeri Sipil dapat bekerja lebih baik dan lebih loyal kepada organisasi.Meneliti tingkat kepuasan kerja sebagai suatu cara untuk mengetahui apa yang menjadi harapan PNS dan apa saja yang menghambat pekerjaan mereka, hal ini penting untuk memanfaatkan secara optimal biaya yang terlanjur dikeluarkan dan mengurangi ketidakproduktifan dalam bekerja yang disebabkan karena prilaku yang timbul akibat ketidakpuasan PNS, seperti mangkir dari tugas,mengerjakan pekerjaan dengan asal – asalan, stress, dll. Kepuasan kerja juga dapat dipakai untuk menggambarkan kondisi dalam suatu organisasi, jika kepuasan kerja baik maka kondisi dalam suatu organisasi juga baik dan sebaliknya.Survey yang dilakukan pada PNS di organisasi Pemerintah Kota Ambon.Hasil menunjukan bahwa tingkat kepuasan PNS berada pada tingkat sedang dengan nilai 3.00, dan semua Variabel kepuasan kerja juga menunjukan nilai sedang atau berada pada interval 2,60 – 3,39.Hasil tingkat kepuasan kerja yang menunjukan nilai sedang artinya ada PNS yang telah puas dengan apa yang diberikan oleh organisasi dan ada juga yang belum puas terhadap apa yang didapat dari organisiasi. Mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan kepuasan dan ketidak puasan akan sangat membantu untuk memperbaiki kondisi organisasi Pemerintah Kota Ambon.

Paradigm shift in human resource management only see human or the non managers workers as production or force is known as Personnel Management, headed to treat people in the organization as an asset that has been recognized as a source of competitive advantage, placing the employee or civil servant as a factor important in achieving organizational goals. Understand,learn and meet the needs and eliminate the factors that make inconvenient in work will make Civil Servants can work better and more loyal to the organization.Examining the level of job satisfaction as a way to know what the expectations and Civil Servant who hinder their work, it is important to optimally utilize cost already incurred and reduce the work unproductive caused by behavior dissatisfaction arising from civil servants, such as absent of the task,doing a job abroad, stress, etc. Job satisfaction also can be used to describe the conditions in an organization, if both the job satisfaction within an organization conditions are good and vice versa.The survey is conducted to the Civil Servants in Ambon City Government Organization. The results shows that satisfaction levels are medium/moderate,the level of civil servants was the value of 3:00, and all indicators of job satisfaction levels also shows the value are medium/moderate or was in the interval 2.60 to 3.39.The results of the level of job satisfaction were meant to show the value of a civil servant who has been satisfied with what was given by the organization and some are not satisfied with what is obtained from organization. Knowing the factors that cause lack of satisfaction and fulfillment will help to improve the condition of Ambon City Government Organization.

Kata Kunci : Kepuasan kerja, Pengawasan, Gaji, upah, Promosi, Rekan kerja,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.