Faktor penentu pemanfaatan setting fisik ruang terbuka publik di Alun-alun Merdeka Malang
ADHITAMA, Muhammad Satya, Ir. T. Yoyok wahyu Subroto, M.Eng., Ph.D
2010 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturKeberadaan ruang terbuka publik di pusat kota mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan sosial masyaiakat. Ketersediaan akan ruang terbuka publik di pusat kota dari waktu ke waktu semakin sulit, sehingga penting merencanakan ruang publik yang sudah ada agar tidak hilang akibat kurang pemanfaatan ruang tersebut bagi masyarakat maupun lingkungan sekitamya. Penelitian ini dilakukan di alun - alun Merdeka kota Malang. Kondisi alun - alun Merdeka Malang yang ada saat ini lebih berfungsi sebagai ruang terbuka hijau di tengah kota, daripada dimanfaatkan sebagai ruang yang menampung aktivitas publik. Untuk itu perlu penataan setting fisik alun - alun yang dapat berfungsi, baik sebagai ruang terbuka hijau serta dapat mewadahi aktivitas publik di pusat kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan ruang terbuka publik di alun - alun Merdeka dan menemukan faktor - faktor yang mempengaruhinya. Landasan teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori mengenai ruang terbuka publik, behavior setting, lingkungan dan perilaku. Metode yang digimakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengguna alun - alun Merdeka Malang, dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan purposive sampling, digunakan untuk mengetahui persepsi dan kognisi pengguna terhadap pemanfaatan setting fisik di alun - alun. Sedangkan untuk kegiatan observasi, metode pengumpulan datanya menggunakan place-centered mapping dan person-centered mapping, hal ini dilakukan untuk memahami pola perilaku dan pemanfaatan pengguna terhadap setting di alun - alun Merdeka. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kualitas setting fisik dalam ruang publik, mempengaruhi pola pemanfaatan pengguna dalam beraktifitas di dalam alun - alun. Elemen fisik yang banyak mempengaruhi pemanfaatan dalam ruang terbuka publik yaitu vegetasi, tempat duduk, ruang beraktifitas (plaza ), aksesil)ihtas dan penerangan. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan dalam menyusun arahan perancangan (guidelines ) kawasan urban, terutama dalam hal penataan setting fisik untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik di kawasan perkotaan. Kata Kunci; Ruang terbuka publik, pemanfaatan, setting fisik, alun - alun Merdeka
The existence of public open space in the downtown area has a very important role in improving environmental quality and social communities. The availability of public open spaces in the area occasionally difficult in downtown, so it is important to plan public spaces that already exists is not lost due to lack of utilization of space for the people and the environment. This research was conducted in the Malang Merdeka square. Condition of the Malang Merdeka square is now serve as a green open space in the middle of the city. The necessary arrangements for the physical establishment which can operate both as a green space and accommodate public activities in downtown. This study aims to identify the use of public open space in the Merdeka square and fmd factors affecting it. Foundation theory used in this study is the theory of public open space, setting behavior, environment and behavior. The method used in this study was descriptive qualitative.The subject of this research is the user of Malang Merdeka square, with a purposive sampling technique, is used to determine the user's perception and cognition with the use ofphysical settings on the square. Regarding the activities of observation, methods of collecting data using placecentered mapping and person-centered mapping, this is done to understand use behavior patterns and utilization on the plaza setting in Merdeka square. The results showed that the quality of the physical environment in a public space, influencing the patterns of utilization of user activity on the square. Many of the physical elements affecting the use of the public and open space that is vegetation, seats, space activities (square), accessibility and lighting. The results of this research can be used in formulating the draft directions (guidance) urban areas, especially in terms of preparation ofphysical settings to optimize the utilization of public spaces in urban areas. Keywords : Public open space, utilization, physical setting, Merdeka square xviii
Kata Kunci : Ruang terbuka publik,Pemanfaatan,Setting fisik,Alun,alun Merdeka