Modal sosial masyarakat dalam gerakan pembangunan swadaya rakyat (Gerbang Swara) di Kabupaten Serdang Bedagai
MARTUA, Sahat, Ir. Suryanto, MSP
2010 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan DaerahModal sosial merupakan suatu sumberdaya yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam pembangunan. Modal sosial adalah sebuah rekonstruksi kerja sama antar manusia untuk mencapai suatu tujuan, yang dapat dicirikan dalam bentuk kerelaan individu dalam mengutamakan keputusan bersama. Sehingga dari kerelaan tersebut akan berdampak pada interaksi kumulatif yang menghasilkan kinerja yang mengandung nilai-nilai sosial. Setelah dimekarkan, pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengeluarkan suatu instruksi Gerakan Pembangunan Swadaya Rakyat (Gerbang Swara) untuk menggerakkan potensi yang dimiliki masyarakat dalam melakukan pembangunan. Sejak dikeluarkannya Gerbang Swara tersebut, tercipta berbagai pembangunan seperti pembuatan jalan dusun, jembatan, saluran pembuangan air limbah rumah tangga dan sebagainya yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui partisipasi dalam bentuk tenaga (gotong royong), sumbangan dana maupun penyerahan tanah pada pembangunan dimaksud. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi modal sosial dalam pembangunan swadaya, melihat hubungan aktualisasi modal sosial masyarakat dengan pembangunan swadaya dan melihat hubungan Gerbang Swara dengan pembangunan swadaya yang ada di Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data induktif agar dapat mendeskripsikan dan merumuskan konsep berdasarkan kenyataan yang ditemukan. Hasil penelitian ini mengarah kepada konsep modal sosial yang terdiri dari hubungan kekerabatan, rasa kebersamaan, gotong royong, kepemimpinan lokal, institusi religi dan kepercayaan terhadap agama. Modal sosial tersebut memiliki pengaruh terhadap terciptanya pembangunan swadaya dan Gerbang Swara sebagai katalisator yang menggerakkan modal sosial yang sebelumnya telah ada di masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemahaman dan pendekatan pihak terkait dalam rangka pemanfaatan modal sosial untuk mewujudkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat secara swadaya. Penelitian juga merekomendasikan penelitian lebih lanjut di daerah/desa yang tidak menghasilkan pembangunan swadaya dalam Kabupaten Serdang Bedagai terkait dengan Gerbang Swara dan peran kepemimpinan lokal.
Social capital is a resource that plays an important role in development. Social capital refers to reconstruction of human cooperation to achieve a certain goal. It can be characterized by the existence of individual willing to give priority to the collective decision, so that it will affect to the cumulative interaction that creates a performance based on certain social values. Since its establishement in 2003, the government of Serdang Bedagai district issued a program called Gerbang Swara, Gerakan Pembangunan Swadaya Rakyat (Movement of People Self-Supporting Development). The program aims to exploit all potencies in the society along with the development process. Under such program, people did many things like developping the village streets, bridges, canals of household drainage et cetera that be held on the basis of self-supporting by participation in many ways like giving their energies in mutual assistance (gotong-royong), funding, and give their ground for the development. This research aims to identify the role of social capital in self-supporting development, to see the relationship between the actualization of the social capital and the self-supporting development, and between Gerbang Swara and the selfsupporting development that be held in Teluk Mengkudu subdistrict in Serdang Begadai district. This research uses inductive - qualitative method and formulate some concepts based on the finding facts. The research found that the social capital in the society of Teluk Mengkudu subdistrict reflected in the forms of kinship, togetherness, mutual assistance, local leadership, religious institution and belief. Such social capital has an affect on the self-supporting development and Gerbang Swara appication as a catalyst that exploits the previous social capital in the society. This research suggests that all related parties need to understand the potentials of social capital to self-supporting development. The research also recommend further research in the region or village that can not create the self-supporting development in Serdang Bedagai district related to the Gerbang Swara application and the role of the local leadership.
Kata Kunci : Modal sosial,Pembangunan,Partisipasi