Laporkan Masalah

Zonasi kerentanan air tanah dangkal terhadap kontaminasi krom, timbal dan nitrat menggunakan metode SVV (simple vertical vulnerability) di Kecamatan Laweyan Surakarta Jawa Tengah

DEVY, Shalaho Dina, Dr. Doni Prakasa Eka Putra

2010 | Tesis | S2 Teknik Geologi

Latar belakang penelitian ini adalah makin pesatnya industri dan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk berdampak menurunnya kualitas dan kuantitas airtanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kerentanan airtanah dangkal dan nilai tingkat bahaya pencemaran airtanah dangkal yang dikorelasikan dengan nilai konsentrasi zat pencemar (krom, timbal dan nitrat). Metode yang digunakan berupa survei, pengujian laboratorium, analisis (kuantitatif, kualitatif dan diskriptif). Adapun hasil yang didapatkan adalah; kerentanan airtanah didominasi kelas sedang (61,14% dari luas total), sedangkan tingkat bahaya pencemaran logam berat (krom dan timbal) terbesar pada kelas agak rendah (71% luas total) dan kelas agak sedang (35% luas total) untuk nitrat. Nilai konsentrasi zat pencemar masih dibawah standar baku mutu kualitas air (PP No.82 tahun 2001), Meskipun demikian, pada beberapa lokasi ditemukan konsentrasi yang melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan, khususnya untuk konsentrasi nitrat (>10 mg/L). Oleh karena itu, interaksi kondisi-kondisi ini mengindikasikan bahwa areal penelitian memiliki tingkat bahaya pencemaran dengan kecenderungan terjadi peningkatan, apabila pengolahan dan pembuangan air limbah terpadu dan terencana tidak diterapkan sedini mungkin.

Rapid growing industry and the increasing impact of population growth in the Laweyan district, Surakarta, Central Java, can potentially harm the beneath groundwater quality, to assess this potential contamination, this research have three objectives namely: (1) to assess the groundwater pollution vulnerability of study area, (2) to assess the groundwater pollution hazard in the research area, and (3) to know the degree of contamination by heavy metal and nitrate in the study area, in order to achieve the mentioned objectives of observation and analysis conducted. The results obtained are: (1) the vulnerability of groundwater was dominated moderate class, (2) the hazards level of heavy metal contamination (chromium and lead) in the largest class medium low and the class medium low for nitrate, and (3) Value of the concentration of pollutants is still below the quality standards of water quality (PP No.82/2001), however, at several locations in concentrations that exceed maximum allowable levels, especially for nitrate concentrations (> 10 mg/L). Therefore, the interaction of these conditions indicated that the study area had high levels of contamination hazards with an increase trend when the integrated and planned treatment and disposal of waste water were not applied as early as possible.

Kata Kunci : Kerentanan air tanah dangkal,Pencemaran logam berat,Krom,Timbal,Nitrat,Penilaian tingkat bahaya,Shallow Groundwater Vulnerability, Heavy Metal Contamination Hazards (Chromium and Lead) and Nitrate, Hazard Assessment Level,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.