Perilaku joint kerangka struktur bambu petung
WICAKSONO, Suantoro, Prof. Ir. H. Morisco, Ph.D
2010 | Tesis | S2 Teknik SipilPerkembangan teknologi bambu saat ini sudah mengantarkan bambu tidak lagi hanya untuk struktur bangunan sederhana, tetapi juga untuk bangunan lebih dari tiga lantai. Untuk itu diperlukan adanya penelitian lebih lanjut pada elemen-elemen struktur bambu seperti pada joint , dengan tujuan mencari alternatif tipe sambungan joint struktur bambu yang lebih kuat, lebih murah, serta mudah dikerjakan. Penelitian dilakukan terhadap 5 tipe joint struktur bambu Petung dengan diameter luar 10 ~ 13 cm yang tidak diawetkan. Karakteristik tipe joint yang diteliti adalah; joint bambu tanpa tambahan perkuatan, joint bambu dengan isian mortar, joint bambu dengan tambahan perkuatan pada kolom, joint bambu dengan tambahan perkuatan pada balok, serta joint bambu dengan tambahan balok melintang. Pengujian eksperimental dilakukan dengan skala penuh dan dibebani sampai runtuh. Sebagai verifikasi dilakukan pemodelan dengan menggunakan software SAP2000 serta perhitungan kekakuan rotasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah pada beban layan tipe joint dengan tambahan perkuatan kolom adalah yang paling kuat, sementara untuk sampai beban runtuh, joint dengan pengisi mortar yang paling kuat. Adanya tambahan perkuatan pada kolom dapat membuat joint bersifat lebih getas, sedangkan tambahan perkuatan pada balok dapat membuat joint bersifat lebih daktail.
The development of bamboo technology is now delivering the bamboo that is no longer just for the simple structure, but also for building more than three floors. It is necessary to further research on structural elements such as the joint of bamboo, with the aim to find alternative types of bamboo joint that are stronger, cheaper, and easier to apply. Research conducted on the five type of joint Dendrocalamus asper structure with 10 ~ 13 cm external diameter that is not preserved. Characteristics of bamboo joint in this studied are; bamboo joint without additional reinforcing, bamboo joint that filled with mortar, bamboo joint with additional reinforcements in column, bamboo joint with the addition reinforcements on beams, and joint of bamboo with additional transverse beam. Experimental testing conducted with the full scale and loaded until it collapsed. As verifications of all type are modeled by using SAP2000 software and calculate the rotational stiffness. Results obtained from this study are in service condition, joint with the addition of reinforcing in column are the strongest, while for up to collapse load, the joint with mortar filling are the strongest. Additional strengthening of the column can make the joint is more brittle, while additional reinforcements in the beams can make the joint is more ductile
Kata Kunci : Kekakuan,Joint,Bambu, stiffness, joint, bamboo