Laporkan Masalah

Pengelolaan wilayah pesisir pulau-pulau kecil untuk pengembangan pariwisata bahari di Kabupaten Halmahera Utara

HANGEWA, Anthonius E, Dr. M. Baiquni, MA

2010 | Tesis | S2 Geografi

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara yang bertujuan untuk: (1) mengetahui potensi objek wisata pesisir pulau-pulau kecil yang terdapat di Kabupaten Halmahera utara; (2) menganalisis persepsi dan peranserta masyarakat terhadap pengembangan pariwisata bahari khususnya aspek sosial ekonomi dan lingkungan; (3) merumuskan arahan pengelolaan dan strategi pengembangan pariwisata bahari yang sesuai dengan potensi dan daya tarik yang dimiliki. Lima objek wisata dipilih sebagai sampel yaitu: Pantai Kupa-Kupa, Pantai Luari, Pulau Kumo, Pulau Kakara dan Pulau Tagalaya. Sejumlah 50 wisatawan dan 37 masyarakat lokal dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif maupun dengan tabel frekuensi yaitu dalam bentuk uraian deskriptif yang disertai gambar objek. Adapun data atraksi, akomodasi, aksesibilitas, sosial ekonomi dan estetika lingkungan diklasifikasi dan dibobot. Arahan strategi pengelolaan dilakukan dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan pesisir pulau-pulau kecil di Halmahera Utara mempunyai potensi yang cukup tinggi untuk pengembangan pariwisata bahari. Persepsi dan peranserta wisatawan dalam hal pengelolaan objek wisata (atraksi, akomodasi dan aksesibilitas) masih rendah terutama air bersih, wc, listrik, alat renang, jalan menuju objek, tempat duduk/istirahat dan warung makan. Estetika lingkungan, juga termasuk dalam kategori rendah terutama penebangan hutan bakau, perusakan terumbu karang, sampah, tata bangunan dan tempat parkir. Sebagian masyarakat memanfaatkan peluang usaha dari aktivitas wisata sehingga mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga. Peranserta masyarakat dalam pengembangan pariwisata bahari termasuk rendah, disebabkan rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan. Kebijakan pengembangan pariwisata bahari di Kabupaten Halmahera Utara mencakup tiga konsep strategi, yaitu: (1) mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata; (2) melengkapi dan memperbaiki infrastruktur, fasilitas sarana dan prasarana pariwisata bahari serta meningkatkan kualitas sumberdaya manusia; (3) memajukan dan mengembangkan parisiwata bahari yang berwawasan lingkungan dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip pengelolaan dan konservasi.

The research was held in North Halmahera, the aim of the research are: 1) to explore the potential of the tourism object of small islands in North Halmahera; 2) to analyze perception and the role of the people toward the development of coastal tourism especially its social economics and environment aspect; 3) to classify the direction of management and the strategy of coastal tourism development according to the potential and the uniqueness of the object. Five tourism object were taken as the samples are: Kupa-Kupa beach, Luari beach, Kumo island, Kakara island and Tagalaya island. 50 tourists and 37 natives were choosen as the respndents. Data was collected by interviewing and observing. Data analysis technique using qualitative descriptives and frequency tables in description with the picture of the object. While the data attraction, accomodation, accessibility, social economic and environment estetic being clasiffy and being scored. The management strategi was using SWOT analysis. The resulf of the research demonstrated that the coastal of the islands in North Halmahera have the high potential to be developed as coastal tourism. The perception and the role of visitors in tourism object management, the attraction, accomodation and accessibility was low especially in managing the electricity, clean water, toilet, the bench, the road to the object, and restaurant. The low category of environment aesthetic includes mangrove forest cutting, the destruction of the reef, rubbish, the design of the building and parking area. The role of native in the coastal tourism development is low, because the education level of the people is also low. The policy of the coastal tourism development consists of three concepts: 1) to achieve the economic growth of the native through tourism activities; 2) to equip and to restore the infrastructure, facility of coastal tourism and to develop the human resources quality; 3) to elaborate and to develop the coastal tourism based on the environment view according to the management and conservation principles.

Kata Kunci : Pengelolaan, Pesisir Pulau-Pulau Kecil, Pariwisata Bahari, Management, Small Island, Coastal Tourism


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.