Sistem perdagangan risiko bencana dalam pengelolaan banjir antar-wilayah :: Studi kasus banjir di daerah aliran sungai Bengawan Solo
SHALIHATI, Sakinah Fathrunnadi, Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc
2010 | Tesis | S2 GeografiTujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui dan menganalisis perbedaan absolut antar wilayah menurut kabupaten/kota di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo Tahun 2007, (2) mengetahui cara menganalisis risiko banjir Tahun 2007 pada wilayah yang secara administrasi berada di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, (3) mengetahui dan menganalisis neraca perdagangan risiko bencana dalam pengelolaan banjir antar-wilayah secara spatial (ruang) di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada aspek perbedaan absolut antar wilayah dan risiko banjir wilayah. Data yang dikumpulkan berdasarkan aspek perbedaan absolut antar wilayah (nilai positif) adalah produk domestik regional bruto per kapita dan pertumbuhan ekonomi. Data yang dikumpulkan berdasarkan aspek risiko banjir wilayah (nilai negatif) adalah data ketinggian wilayah berdasarkan Citra SRTM, data frekuensi banjir dan kerugian akibat banjir. Untuk menganalisis neraca perdagangan risiko bencana banjir dengan menggunakan hasil analisis nilai positif dan nilai negatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan absolut antar wilayah administrasi DAS Bengawan Solo Tahun 2007 menjadi paremeter penilai kemampuan wilayah berdasarkan tingkat kemajuan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan domestik regional bruto perkapita dalam pengelolaan sumberdaya, sedangkan analisis risiko banjir wilayah Tahun 2007 menjadi paremeter penilai kemampuan wilayah berpotensi risiko banjir tinggi dan tidak berpotensi risiko banjir tinggi. Perbandingan absolut antar wilayah dan analisis risiko banjir wilayah menghasilkan alur perdagangan risiko banjir wilayah yang dibagi menjadi 2, yaitu penerima dan pemberi subsidi hulu/hilir, dimana hulu dengan hilir dapat saling melengkapi tanpa melihat batasan topografi.
The objectives of this researched are: 1) To identify and to analyze absolute difference between areas according to regency/municipality at Bengawan Solo Watershed year 2007, (2) To identify and to analyze flood risk in 2007 on region within administratively at Bengawan Solo Watershed, 3) To identify and to analyze balance of risk of disaster trading spatial within inter-region flood management at Bengawan Solo Watershed. This research employs descriptive analyses methods. Data was analyzed in qualitative and quantitive. Aspects of absolute differences inter-regions and region altitude were taken as data. Data based on absolute differences inter-regions aspects (positive value) were economic growth and regional product domestic gross per capita. Data that is based on regions altitude (negative value) were SRTM Images,flood frequencies and result of flood losses. To analyze balance of trade of flood risk with analyze result of positive and negative values. The results show that absolute difference in inter-regions administratively within Bengawan Solo Watershed year 2007 become is parameter conducted by analyzing the result of region capability assessment based on economic growth and regional product domestic gross per capita value within resource management, whereas flood risk analysis of year 2007 become is parameter conducted by analyzing the result of region capability that have high risk flood potential or doesn’t have high risk flood potential. Absolute difference in interregions administrative and region flood risk analysis produce shceme region flood risk of trading it separates into two shemes; subsidy receiver and supplier upperstream/downstream, where upperstream and downstream can complet without topographical boundary consider.
Kata Kunci : Perdagangan risiko,Pengelolaan DAS,Pengelolaan banjir antar,wilayah,Risk Trading, Watershed Management,Inter-Region Flood Management