Aksebilitas kesehatan maternal terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal di Kabupaten Polewali Mandar
SUNDARI, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr PH
2010 | Tesis | S2 IKM-Kesehatan Ibu dan Anak-Kesehatan ReproduksiLatar Belakang: Mortalitas dan morbiditas ibu masih menjadi masalah besar di semua negara. Situasinya menjadi lebih buruk di negara berkembang contohnya Banglades karena kurangnya akses ke layanan kesehatan modern serta penggunaan layanan kesehatan yang rendah. Strategi MPS dilaksanakan melalui 4 strategi yang salah satunya yaitu: meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kabupaten Polewali Mandar ditahun 2005 sampai tahun 2007 angka kematian ibu meningkat, tahun 2008 mengalami penurunan yaitu 17 orang. Persalinan oleh tenaga Kesehatan belum mencapai 70% sampai tahun 2008. Pemeriksaan ANC K1 di tahun 2007 berada pada 99,9% namun di tahun 2008 menurun menjadi 95%, K4 di tahun 2007 masih 66,4% dan ditahun 2008 mencapai 70%. Angka kematian ibu tahun 2007 sebanyak 22 orang, ditahun 2008 menjadi 17 orang. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan aksesibilitas kesehatan maternal terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal. Metode Penelitian: jenis penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode cluster sampling. Sampel penelitian ibu yang melahirkan bulan September 2008 -Agustus 2009. Analisis Data yang digunakan adalah: univariabel menggunakan distribusi frekuensi dan presentase, bivariabel mengguakan chi square untuk melihat hubungan antara aksesibilitas kesehatan maternal dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal, serta multivariable menggunakan regresi logistik. Hasil: Analisis bivariabel menunjukkan aksesibilitas fisik yang mudah kemungkinan akan mendorong praktik pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal dengan proporsi 2,15 kali dibandingkan dengan aksesibilitas fisik yang sulit dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal dengan p value <0,05 (RP= 2,15 CI 95% = 1,65 – 2,81). Beberapa variabel luar yang bermakna terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal yaitu status ekonomi, pekerjaan suami, pendidikan istri, pengetahuan ibu, pengambilan keputusan kepemilikan asuransi. Analisis multivariabel yang dilakukan secara seretak terdapat hubungan yang bermakna terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal yaitu variabel akses fisik, status ekonomi, kepemilikan asuransi, pendidikan istri, sementara variabel pengetahuan ibu, pekerjaan suami dan pengambilan keputusan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna Kesimpulan: Ibu yang mudah akses fisik ke pelayanan kesehatan berpeluang lebih besar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maternal dibanding ibu yang sulit akses fisik ke pelayanan kesehatan. Diperlukan perbaikan terhadap akses fisik yang sulit untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal di Kabupaten Polewali Mandar.
Background: Maternal mortality and morbidity are a major problem in all countries. The situation is getting worse in developing countries such as Bangladesh due to limited access to modern health service and low utilization of health service. Strategy of MPS is carried out in 4 ways one of which is increasing access of the community to quality health service. Maternal mortality at District of Polewali Mandar in 2005 to 2007 increased and in 2008 decreased to 17 people. Childbirth assisted by health professionals in 2008 had not reached 70%. Antenatal care first visit examination in 2007 was 99.9% but in 2008 decreased to 95%, fourth visit in 2007 was 66.4% and in 2008 reached 70%. Maternal mortality in 2007 was 22 and in 2007 became 17. Objective: To identify association between accessibility of maternal health with the utilization of maternal health service. Method: The study was observational with cross sectional design. Samples were taken with cluster sampling method. Samples consisted of mothers giving birth in September 2008 to August 2009. Data analysis used univariate with frequency distribution and percentage, bivariate with chi square to find out association between accessibility of maternal health and utilization of maternal health service and multivariate with logistic regression. Result: The result of bivariate analysis showed easy physical accessibility would encourage utilization of maternal health service 2.15 times greater than difficult physical accessibility with p value <0,05 (RP=2.15 CI 95%=1.65 – 2.81). Some external variables significantly affected the utilization of maternal health service were economic status, occupation of husbands, education of wives, knowledge of mothers, decision making of insurance ownership. The result of multivariate analysis showed there was significant association between utilization of maternal health service and variables of physical access, economic status, insurance ownership, education of wives, but not with variables of knowledge of mothers, occupation of husband and decision making. Conclusion: Mothers with easy physical access to health service had greater probability for having maternal health service than those with difficult physical access. It was necessary to improve physical access to increase utilization of maternal health service at District of Polewali Mandar.
Kata Kunci : aksesibilitas dan pemanfaatan pelayanan maternal, antenatal care dan pertolongan persalinan, maternal health, utilization, accessibility, antenatal care and delivery assistance