Laporkan Masalah

Kontribusi penggunaan pupuk untuk pertanian terhadap kualitas air Sungai Bedog di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

KUSUMO, Bambang Kuncoro Kartiko, Dr. H. A. Sudibyakto, M.S

2010 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penggunaan pupuk kimia untuk pertanian dapat memberi kontribusi pencemar yang mempengaruhi kualitas sumberdaya air sungai Bedog dan penelitian ini ingin mengetahui kontribusi penggunaan pupuk kimia terhadap kualitas air outlet dari petak sawah yang masuk sungai Bedog ditinjau parameter fisik dan kimiawi. Ditunjang juga dengan data sosial tentang pengetahuan, sikap dan pemupukan yang dilakukan masyarakat petani di sekitar sungai Bedog. Hasil pengamatan langsung dan hasil analisis laboratorium, ditabulasi kemudian dianalisa secara kuantitatif untuk mendapatkan gambaran parameter fisik dan kimiawi kualitas air dari petak sawah yang masuk sungai Bedog, yaitu parameter uji: suhu, kekeruhan, TSS (fisik) dan pH, DO, BOD, COD, N-total, phospat (kimia)yang diuji di laboratorium kualitas air. Analisis dengan skoring digunakan untuk mengetahui validasi pemupukan oleh responden petani di daerah hilir sungai Bedog, Skor kuisioner yang dicapai dikategorikan dalam beberapa tingkatan nilai, seluruh data diolah dalam bentuk tabel, kemudian diteruskan pengujian secara statistik untuk melihat korelasi antar variabel dengan melihat hasil signifikasi nilai koefisien korelasi yang bernilai positip, nilai alpha koefisien korelasi lebih besar dari 0,6 dengan level of significance 0,001. Analisa kualitatif juga dilakukan terhadap respon masyarakat petani, kejadian dan keterangan yang ada selama penulis dilapangan. Hasil uji kualitas air yang berasal dari petak sawah menunjukkan adanya kontribusi pencemar dari penggunaan pupuk kimia untuk pertanian, sehingga juga mencemari sungai Bedog dan yang selalu mengalami peningkatan konsentrasi pada tiap titik pengambilan sampel adalah fosfat: 0,915%; 0,027%; 0,177%; 0,545%; 0,251% (mg/dt). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,624 dengan level of significance 0,001 untuk korelasi antara pupuk merupakan barang berbahaya dan beracun dengan pupuk mencemari lingkungan (air dan tanah). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,667 dengan level of significance 0,001 untuk korelasi antara pupuk merupakan barang berbahaya dan beracun dengan pupuk menyebabkan sakit/penyakit. Hasil dari ke-2 nilai koefisien korelasi menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kimia merupakan barang berbahaya dan beracun dapat mencemari lingkungan serta menyebabkan sakit/penyakit di kemudian hari.

Chemical fertiliser use for agriculture available for pollutant contribution of quality at aquatic resources Bedog river. So that this research wish to know chemical fertilizer use contribution to water quality outlet rice field terracing which admission Bedog river evaluated by parameter physical and chemical. Supported also with social data concerning knowledge, done by fertilization and attitude is farmer public around Bedog river. Result observation of laboratory analysis result and direct, tabulation then analysed quantitatively to get image of parameter physical and chemical water quality from rice field terracing which admission Bedog river, that is parameter tested: temperature, turbidity, TSS (physical) and hydrogen ion exponent (pH), DO, BOD, COD, N-total, phospat ( chemical) examinee in water quality laboratory. Analysis with scoring is applied to know fertilization validation by farmer responder in downstream area Bedog river. Scor quisioner which categorized reached in a few level assessing, all data to make in the form of tables, then continued by examination statistically for seeing correlation between variable with seeing result significance positive valuable of correlation coefficient value, assess alpha correlation coefficient bigger than 0,6 with level of significance 0,001. Qualitative analysis also done to farmer public response, the description and occurence during writer at the field. Water quality test result coming from rice field terracing show existence of pollutant contribution from chemical fertilizer use for agriculture, so that also will contaminate Bedog river and the always experiencing increasing of concentration is Phospat: 0,915%; 0,027%; 0,177%; 0,545%; 0,251% (mg/dt). Correlation coefficient value equal to 0,624 with level of significance 0,001 for correlation between fertilizers are dangerous good and poisonous with fertilizers can contaminate environment (water and soil). Correlation coefficient value equal to 0,667 with level of significance 0,001 for correlation between fertilizers are dangerous good and poisonous with fertilizers can cause disease or pain. Result from second correlation coefficient value indicate that chemical fertilizer use is dangerous good and poisonous can contaminate environment and also cause disease or sick later.

Kata Kunci : Penggunaan pupuk,Pertanian,Kualitas air sungai,Kabupaten Bantul,Daerah Istimewa Yogyakarta,Contribution, pollutant, fertiliser, rice field, river,parameter tested,correlation coefficient


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.