Analisis margin pemasaran dan strategi pengembangan arwana Irian di Kabupaten Merauke
WIJAYA, Martha Bayu Wahyuni, Dr. Ir. Any Suryantini, MM
2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen AgribisnisPenelitian Analisis Margin Pemasaran dan Strategi Pengembangan Arwana Irian ini dilakukan di Kabupaten Merauke dengan tujuan untuk mengetahui margin pemasaran dan strategi pengembangan Arwana Irian. Data-data yang digunakan adalah yang terkait dengan pengusahaan Arwana Irian, yaitu berupa data primer yang bersumber dari petani, pedagang, aparat Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Merauke serta pelaku usaha lainnya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Margin Pemasaran serta Analisis SWOT. Hasil penelitian yang berkaitan dengan analisis margin pemasaran menunjukan bahwa (1) saluran dan besarnya margin pemasaran Arwana Irian pada saluran I (petani-pedagang pengumpul/Plasma-pedagang pengecer-konsumen) adalah sebesar Rp. 20.875/ekor, sedangkan saluran dan besarnya margin pemasaran Arwana Irian pada saluran II (petani-pedagang pengecer-konsumen) adalah sebesar Rp. 18.350/ekor, (2) faktorfaktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap margin pemasaran Arwana Irian di Kabupaten Merauke adalah harga di tingkat petani dan dummy lembaga pemasaran, (3) distribusi margin pemasaran Arwana Irian pada saluran pemasaran 1 adalah 31,74 % untuk pedagang pengumpul/plasma dan 68,26 % untuk pedagang pengecer, sedangkan distribusi margin pemasaran pada saluran II adalah 100 % untuk pedagang pengecer dan (4) bagian harga yang diterima petani dalam pemasaran Arwana Irian di Kabupaten Merauke adalah sebesar 25,24 % pada saluran I dan 31,46 % pada saluran pemasaran II. Hasil analisis lingkungan strategis (SWOT) menunjukan bahwa strategi pengembangan Arwana Irian di Kabupaten Merauke berada pada Kuadran I yaitu mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (growth oriented strategy) atau penggunaan Strategi S-O. Dengan demikian alternatif strategi yang tepat adalah (1) penerapan peraturan pembatasan quota penangkapan dalam memenuhi permintaan Arwana, (2) pemanfaatkan populasi dalam memenuhi permintaan Arwana dan (3) meningkatkan peran pelaku usaha melalui pengembangan teknologi dan informasi
This marketing and development strategy analysis of Papua Arowana was conducted to know the marketing margin and the strategy of developing Irian Arowana. The data used are, primary data taken from the farmers, the traders, the institution of Fishery and Marine Affairs of Merauke Regency, and other trading fasilitator. The Analysis instruments are Regression Analysis as well as SWOT Analysis. The result from the marketing margin analysis shows that1) amount of margin gained in the channel I (farmer-wholesaler-retailer-consumer) is Rp 20.875/each, while the amount of margin gained in channel 2 (farmerretailer- consumer) is Rp 18.350 each, 2) factors which significantly influence the marketing margin of the Irian Arowana in Merauke Regency are the farmer price and the marketing channel, 3) the marketing margin distribution of Irian Arowana in channel 1 is 31.74% for the wholesaler and 68.26% for the retailer, and 4) farmer share in marketing of Irian Arowana in Merauke Regency is 25.24 % of channel 1 and 31.46 % of channel 2. The result of strategic environment analysis (SWOT) shows that strategy of developing the Irian Arowana in Merauke Regency is growth oriented strategy or S-O strategy. Thus, the appropriate alternative strategies are 1) the rule implementation of the capture quote limitation to fulfill the demand of Arowana, 2) the maximizing of human resources to fulfill the demand of Arowana, 3) the improvement of the businessmen role through the development of information and technology.
Kata Kunci : Arwana,Margin,Pemasaran,Strategi,Pengembangan, Arowana, margin, marketing, strategy, development