Perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia
ZULIARTI, Waode, Prof. Dr.Nindyo Pramono, S.H., M.S
2010 | Tesis | S2 Magister HukumTesis ini meneliti tentang perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia. Ada dua masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu bagaimana perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia dan kesadaran hukum musisi Indonesia terhadap pentingnya perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan penelitian empiris. Penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian dengan menerangkan ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, dihubungkan dengan kenyataan yang ada di lapangan, kemudian dianalisis dengan membandingkan antara tuntutan nilai-nilai ideal yang ada dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Subjek dalam penelitian ini menggunakan narasumber dan responden. Penentuan narasumber dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sementara penentuan responden dilakukan tanpa mengikuti cara probabilita (non-probability sampling). Dalam mengumpulkan data digunakan wawancara. Wawancara adalah tanya jawab secara langsung dengan responden dan narasumber. Wawancara yang dilakukan ada dua macam, yaitu wawancara berstruktur dan wawancara tidak berstruktur atau menggunkan kombinasi keduanya. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia belum dapat diberikan sesuai Undang-Undang Merek, disebabkan karena sampai saat ini belum ada satupun nama grup musik yang terdaftar sebagai merek jasa hiburan pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Kesadaran hukum musisi Indonesia masih kurang mengetahui dan memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap kepemilikan nama grup musik di Indonesia, sehingga tidak berupaya menegakkan dan mempertahankan hak mereka
The thesis researched the legal protection of ownership of a music group in Indonesia. There are two issues examined in this study is how the legal protection of ownership of the band's name in Indonesia and Indonesian musicians legal awareness of the importance of legal protection of ownership of a music group in Indonesia. This research is a normative juridical research and empirical research. Normative juridical research, namely research by explaining the provisions of the legislation in force, associated with the existing reality in the field, and then analyzed by comparing between the demands of the ideal values that exist in legislation with the existing realities on the field. The subject of this study using the resource persons and respondents. Determination of resource persons conducted using purposive sampling technique. While the determination of the respondents do not follow the probability (non-probability sampling). In the interview used to collect data. Is a question and answer interview directly with the respondents and interviewees. Interviews conducted two kinds, unstructured interviews and structured interviews, or using a combination of both. Based on the data analysis can be concluded that the legal protection of ownership of a musical group in Indonesia cannot be given according to the brand act, because none of the music groups name listed as the brand of entertainment services in The Directorate General of Intellectual Property yet. Indonesian musician’s legal awareness is still not aware of and understands the importance of legal protection of ownership of a music group in Indonesia, so they do not try to uphold and defend their rights.
Kata Kunci : Perlindungan hukum,Nama grup musik, Legal Protection, Music Group Name