Laporkan Masalah

Pergeseran petani subsisten menuju agricultural entrepreneurship :: Studi pada Gapoktan Lestari Makmur Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul

ZULIANTI, Dr. Suharko

2010 | Tesis | S2 Sosiologi

Judul penelitian adalah Pergeseran Petani Subsisten Menuju gricultral entrepreneurship yang merupakan studi pada Gapoktan Lestari Makmur , Desa Argomulyo, Kec. Sedayu, Kab. Bantul. Pertanyaan penelitian adalah faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pergeseran petani subsisten menuju agricultural entrepreneurship pada Gabungan Kelompok Tani Lestari Makmur di desa Argorejo, kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi pergeseran petani subsisten menuju agricultural entrepreneurship serta untuk mengetahui alasan petani memilih menjadi agricultural entrepreneurship. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis dengan informan yaitu anggota dan pengurus Gapoktan Lestari Makmur sejumlah 37 orang. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa : Gapoktan Lestari Makmur pada awalnya merupakan petani subsisten kinimulai bergeser menuju agricultural entrepreneurship. Pergeseran ini disebabkan adanya pilihan rasional petani pada hasil pertanian. Pergeseran petani dari petani subsisten menuju agricultural entrepreneurship pada khususnya usaha tani jamur merang dimulai dari keaktifan petani pada kegiatan Gapoktan. Keaktifan petani pada kegiatan Gapoktan akan berpengaruh pada pilihan rasional petani terhadap usaha tani yang dilakukan. Hal ini disebabkan karena pada kegiatan yang dilaksanakan Gapoktan khususnya pada usaha tani jamur merang adalah kegiatan yang bersifat inovatif pada pengembangan usaha tani . Munculnya pilihan rasional tersebut dipengaruhi oleh faktor yaitu keuntungan dan kerugian, resiko, pelopor ( agen ) , jaringan sosial yang meliputi jaringan kedalam dan keluar . jaringan kedalam meliputi kerjasama antara pengurus dan anggota sedangkan jaringan keluar meliputi jaringan pemasaran, jaringan permodalan, jaringan dengan asosiasi pengusaha jamur merang Dari hasil penelitian menujukkan pula bahwa dengan menjadi agricultral entrepreneurship pada usahatani jamur merang petani mendapatkan keuntungan lebih banyak dibanding dengan petani subsisten serta periode panen ditentukan sendiri oleh petani. Hal ini disebabkan karena pada agricultural entrepreneurship lebih leluasa memilih jenis usahatani sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga hasil panen akan lebih mudah dijual dan mempunyai nilai jual yang tinggi.

The tittle of the research is The transformation of subsistent farmers into agricultural entrepreneurship which is study on farmer association- Lestari Makmur in Argorejo village Sedayu district, Bantul regency. The questions of the research are what factors influence the transformation os subsistent farmers into agricultural entrepreneurship on farmer association – Lestari Makmur in Argorejo village, Sedayu district, Bantul regency. The purpose of this research is to find out what factors influence the transformation of subsistent farmer into agicultural entrepreneurship and the reasons why farmers prefer to be agricultural entrepreneurship. This research is descriptive analysis and the informants are 37 members aswellas coordinator of farmer association- Lestari Makmur. From the research, it can be concluded: Farmer association Lestari Makmur was subsistent farmers but now they become agricultural intrepreneurship. This transformation is because of rational chice for harves. The transformation of subsisten farmers into agricultural entrepreneurship, especially small round edible mushroom farming begins from the involvement of farmers to farmer association activities. This involvement will affect on the rational choice for farming activities which they have done because the activities done by farmer association especially small round edible mushroom is innovative for the development of farming activities The rational choice is influenced by some factors, such as: profit and loss, risk, agent and social network which includes inner and outer network. Inner network means cooperation between coordinator and members while outer network as well as network with association of entrepreneur of small round edible mushroom. From the research, it shows that the farmers become that agricultural entrepreneurship on small round edible mushroom farming get more profit that those who become subsistant farmers. Besides, farmer can decide them selves the period of harvest. It happens because agricultural entrepreneurship enables farmers to choose kind of farming products as what market needs so that the harvest will be accessable to sell and have high value.

Kata Kunci : Pergeseran,Petani subsistem,Agricultural entrepreneurship,transformation,subsistent farmers,agricultural entrepreneurship


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.