Laporkan Masalah

Pengaruh penggunaan berbagai variasi panjang serat polyethylene konsentrasi 1,6 persen pada sifat-sifat paving block dengan abu batu dan silica fume

ASWAD, El Gharif Hajar, Ir. Sudarmoko, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Wilayah kabupaten Kapuas merupakan kawasan lahan gambut pasang surut yang telah sejak lama menjadi lumbung beras bagi daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kapuas dengan tujuan untuk (1) mengetahui perbedaan produksi dan pendapatan usahatani padi varietas unggul dan padi lokal pada lahan gambut, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi varietas unggul dan lokal, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan padi varietas unggul dan lokal, (4) menganalisis risiko produksi dan pendapatan padi varietas unggul dan padi lokal. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) adalah di Kecamatan Kapuas Murung dan Mantangai, dari kedua kecamatan tersebut dipilih masing-masing satu desa yaitu Palingkau Baru dan Lamunti Permai. Petani sampel ditentukan secara proporsional (proportionate random sampling) sehingga diperoleh total responden sebanyak 62 KK. Untuk menjawab tujuan penelitian digunakan analisis pendapatan, uji beda (t test), analisis fungsi produksi Cobb-Douglas, dan analisis koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata produksi pada padi varietas unggul lebih tinggi dibanding usahatani padi lokal. Perbedaan produksi disebabkan potensi benih untuk berproduksi, selain itu faktor pengaruh penggunaan input. Faktorfaktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi adalah pupuk urea, luas tanam, tenaga kerja, pengalaman, dummy tipe lahan, dan dummy varietas; (2) rata-rata pendapatan padi varietas unggul lebih rendah dibanding padi varietas lokal. Perbedaan pendapatan disebabkan harga produksi gabah kering panen padi varietas unggul lebih rendah dibanding padi varietas lokal serta pengeluaran petani untuk penggunaan input lebih tinggi pada padi varietas unggul seperti biaya penggunaan input urea, SP 36, biaya rodentisida dan insektisida, serta biaya tenaga kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani padi adalah harga pupuk urea, harga pupuk SP 36, harga insektisida, luas tanam, upah tenaga kerja, dummy tipe lahan, dan dummy varietas; (3) risiko produksi padi varietas unggul lebih besar daripada padi varietas lokal. Perbedaan risiko produksi disebabkan karena perbedaan luas tanam dan tipologi lahan, adanya variasi dalam penggunaan sarana produksi, serta adanya serangan hama dan penyakit. Risiko pendapatan padi varietas unggul lebih besar daripada padi varietas lokal. Perbedaan risiko pendapatan disebabkan karena besarnya biaya yang dikeluarkan oleh petani padi varietas unggul terutama dalam biaya penggunaan input.

Kapuas residence is a peatland area and it has been a rice production center of Central Kalimantan. The aim of this study are (1) to investigate the production and income differences between high yield variety paddy and local at peatlands, (2) to identificate the determinants of production high yield variety paddy and local, (3) to analyze the factors influencing incomes, and to analyze the risk of production and income. The study location is purposively defined in Kapuas Murung and Mantangai, two villages the both districts are coosen they are Palingkau Baru and Lamunti Permai. The sample is defined by using proportionate random sampling, there by the total respondents are 63 KK. Income analysis, different test (t-test), Cobb Douglas production function and variance coefficient analysis (CV). The results of research indicates that (1) the average production of high yield variety paddy is higher than local variety. The production difference is caused by seed ability and use of inputs. The other factors influencing production are urea, crop area, labor experience, dummy land type and dummy seed variety; (2) the income of high yield farmers is lower than the local farmers. This is because the price of dry unhulled high yield paddy is lower than the local one. The farmers expense for inputs is higher than the farmer of the high yield varieties. The determinants of the farming income are the price of fertilizer (urea and SP 36), price of insecticides, crop area, wage, dummy of land type and dummy of variety; (3) production risk of high yield is bigger than the local one. The risk difference is caused by the difference in crop area, land type, variation on production infrastructure, and attack of pests and deceases. Income risk of high yield variety farmers is caused by the big amount of the production cost especially in the use of input.

Kata Kunci : Paving block,Silica fume,abu batu,Serat polyethylene, production, income, risk farming, peatlands.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.