Penggunaan metode coating campuran zeolit dan pati untuk meningkatkan ketertarikan nitrogen dan kekuatan pada pupuk granul
STYANA, Ucik Fenti, Rahman Sudiyo, S.T., M.T., Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikSalah satu permasalahan pada bidang pertanian adalah semakin banyaknya lahan kritis di Indonesia. Hal ini disebabkan pemakaian pupuk anorganik dalam jumlah berlebihan. Untuk mengatasinya, perlu diupayakan penggunaan pupuk organik dari limbah biomassa, yang jumlahnya mencapai 60% dari total sampah di Indonesia. Untuk memperkaya kandungan unsur hara pada pupuk organik perlu ditambahkan bahan-bahan lain, seperti urea untuk meningkatkan kandungan nitrogen. Agar nitrogen dapat dilepas secara lambat maka pupuk dibuat dalam bentuk granul dan dilapisi coating campuran zeolit dan pati. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian coating terhadap kekuatan pupuk granul dan kecepatan pelepasan nitrogen dari pupuk tersebut. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh komposisi bahan coating (perbandingan massa zeolit dan pati) dan perlakuan bahan (zeolit aktivasi dan non akivasi) terhadap kualitas granul yang dihasilkan. Parameter kualitas granul yang diamati antara lain kekuatan, distribusi ukuran dan kecepatan pelepasan nitrogen. Kecepatan pelepasan nitrogen dipelajari dengan perendaman nitrogen dalam air selama selang waktu tertentu. Data-data yang diperolah selanjutnya diolah secara statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode coating dapat menjadikan pupuk granul lebih kuat, yaitu coating dengan perbandingan zeolit - pati sebesar 70 - 30. Data-data penelitian menunjukkan bahwa pelepasan nitrogen pada pupuk granul tanpa coating dua kali lebih cepat dibandingkan pupuk granul dengan coating. Analisa ekonomi menunjukkan UKM (Usaha Kecil Menengah) pupuk granul cukup menarik untuk dikaji lebih lanjut (kapasitas 6 ton/hari dangan IRR 25,30%, POT 3,62 tahun, dan BEP 36%) Namun demikian industri ini sensitif terhadap fluktuasi harga bahan baku.
One of agriculture problem is more critical farm in Indonesia. It caused by using more anorganic fertilizer. For solution it, need the use of organic fertilizer from biomass, that composes 60% of the total waste in Indonesia. Need added others material for more hara contents, as urea for increase nitrogent content. For slow release of nitrogen, the fertilizer was maded form granul and coated by zeolite and starch. The objective of this research was to study the influence of coating to strength of granul fertilizer and nitrogen release velocity of granul fertilizer. At the research was studied that influence of coating material compotition (compare of mass the zeolite and starch) and coating material treatment (the active and an active zeolite) to quality product of granul fertilizer. The parameters of quality of granul fertilizer that observed was streght, size distribution, and soak of nitrogen in the water at the time. The results of experiment than makes analysis statistic prosess. The result of the research showed that coating method can make strength of granul fertilizer, it was coated with compare of zeolite:starch 70:30. The experiment showed that nitrogen release of granul fertilizer non coating was twice faster than granul fertilizer with coating. The economic analysis showed that small and medium enterprises of granul fertilizer is interest to follow up study (6 ton/day with IRR 25,30%, POT 3,62 years, and BEP 36%). But this industry is sensitive with fluctuatif of material cost.
Kata Kunci : Pupuk organik,Granul,Coating,Slow release fertilizer,Zeolit aktivasi, Organic fertilizer, Granul, Coating, Slow Release Fertilizer, Active Zeolit