Laporkan Masalah

Pelatihan imitasi suara untuk anak yang mengalami gangguan fonologi

WULANSARI, Anastasia Jayanti, Prof. Dr. Amitya Kumara, MS., Psi

2010 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Kemampuan bahasa merupakan pusat dari interaksi sosial. Adanya hambatan artikulasi membuat anak menjadi tidak mampu memahami bahasa secara reseptif. Penelitian ini menguji apakah pengaruh pelatihan imitasi suara dapat meningkatkan artikulasi untuk anak yang mengalami gangguan fonologi. Subjek 1 adalah siswa SD kelas 2, dan subjek 2 adalah siswa SD kelas 5, keduanya memenuhi kriteria dalam PPDGJ-III mengalami Gangguan Artikulasi Berbicara Khas. Cara menetapkan subjek menggunakan tes bahasa informal dan Tes Fonologi. Perlakuan menggunakan terapi perilaku pelatihan imitasi suara. Desain multiple baseline design across behaviors digunakan dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan analisis kualitatif berdasarkan pendekatan perilaku (Response Antecendents Consequences-Strength). Hasil yang ada menunjukkan bahwa pelatihan imitasi suara ini dapat diterapkan pada anak yang mengalami gangguan fonologi dengan taraf kecerdasan borderline. Frekuensi pelatihan: satu kali pertemuan dapat digunakan untuk mengintervensi satu huruf, sehingga total waktu yang diperlukan untuk mengadakan pelatihan adalah selama 3 bulan.

Language skill is a central of social interaction. Phonological disorder make children cannot understand the receptive language. This study examined whether the impact of vocal imitation training would result in improved articulation in children with phonological disorder. Subject 1 attended second grade and subject 2 attended fifth grade, both of them follow the criteria of PPDGJ-III have phonological disorder. This study used informal language test and phonological test for the assessment. The treatment used behavior therapy for vocal imitation training. A multiple baseline design across behaviors was used in this study. The method of analyzes were descriptive statistic and qualitative analyzes with behavior (Response Antecendents Consequences-Strength). Result showed this vocal imitation training could be used for children with phonological disorder which had borderline IQ. The frequency: one session could be used for one letter intervention, total time was needed for doing this training was 3 months.

Kata Kunci : Gangguan fonologi, Imitasi suara, Terapi perilaku, Phonological disorder, vocal imitation, behavior therapy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.