Laporkan Masalah

Pengembangan rekaman audio visual untuk mempersiapkan pasien menjelang operasi bedah jantung bypass

NAWANINGRUM, Oneng, Prof. Johana E. Prawitasari, Ph.D

2010 | Tesis | S2 Magister Sains Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bentuk informasi operasi bedah jantung bypass yang valid dan reliabel disajikan secara audio – visual. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah apakah rekaman audio – visual untuk mempersiapkan pasien menjelang operasi bedah jantung bypass laik digunakan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang tenaga medis dan 2 pasien bedah jantung bypass di Jakarta dan Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala rating, yaitu visual analogue rating scale. Analisis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan hasil penilaian subjek penelitian sebagai tambahan data. Hasil penilaian diatas rata-rata ditunjukkan oleh dokter bedah jantung, perawat bedah jantung dan dokter anestesi jantung. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga subjek tersebut menilai rekaman audio – visual telah laik untuk dipergunakan pada pasien. Hasil penilaian dibawah rata-rata ditunjukkan oleh psikolog, pasien yang telah menjalani operasi dan pasien yang menolak untuk menjalani operasi. Meskipun hasil penilaian berada di bawah rerata keseluruhan, berdasarkan hasil wawancara ketiga subjek tersebut menjelaskan bahwa rekaman audio – visual operasi bedah jantung bypass telah sesuai dengan pengetahuan, pengertian dan kebutuhan dari pasien. Hasil penilaian dan wawancara menunjukkan bahwa audio – visual operasi bedah jantung bypass hasil penelitian ini laik, dapat dipergunakan untuk kepentingan pasien dan telah sesuai dengan pengetahuan dan informasi yang seharusnya disampaikan oleh para tenaga medis yakni psikolog, dokter bedah jantung, perawat bedah jantung dan pasien yang telah menjalani operasi terutama yang berhubungan dengan pelaksanaan operasi bedah jantung bypass.

The aim of this research is to develop a valid and reliable recorded audio – visual coronary artery bypass surgery information. Subjects of this research were 8 people divided as medical employee and patients from hospitals in Jakarta and Yogyakarta. A Visual Analogue Rating Scale was used as the rating scale. Collected data was then analyzed by using qualitative method and the value of ratings were used as extra data. The rating results above average score was showed by thoracic cardiovascular surgeon, anesthesiologist, and nurse surgeon. This results means that the audio – visual recording is able to be used for the need of patients and suites the knowledge of expertise’s. Low average score results was showed by psychologist, patients post operation and patient refuse to have operation. Even though results shows under average score, the result of interviews shows that these research subjects agree that the video is able to be used to patient and suitable within there knowledge. This conclude that the video from the research is suitable for the need and to prepare patient facing coronary artery bypass surgery.

Kata Kunci : Rekaman audio visual,Operasi bedah jantung bypass,Rating,Visual analogue rating scale,recorded audio – visual,coronary artery bypass surgery,rating, visual analogue rating scale


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.