Kualitas hidup orang dengan hipertensi ditinjau dari optimisme, representasi sakit dan kepatuhan
PURNOMO, Jusuf Tjahjo, Dr. Sofia Retnowati, MS
2010 | Tesis | S2 Magister Sains PsikologiTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran optimisme, representasi sakit, dan kepatuhan terhadap kualitas hidup orang dengan hipertensi. Adapun hipotesis pada penelitian ini adalah: Ada hubungan antara optimisme, representasi sakit, dan kepatuhan terhadap kualitas hidup orang dengan hipertensi. Metode penelitian: penelitian dilaksanakan dengan subjek penelitian adalah individu dengan hipertensi. Sebanyak 52 subjek melengkapi alat ukur penelitian (Skala Optimisme, Representasi Sakit, Kepatuhan, dan Kualitas Hidup) dari tanggal 1 Desember – 31 Desember 2009. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara optimisme, representasi sakit, dan kepatuhan dengan kualitas hidup orang dengan hipertensi (r=0,620; F=9,991 ; p=0,000; p < 0,05; signifikan) dengan sumbangan efektif sebesar 34 %. Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan beberapa hal. Pertama, tidak terdapat hubungan positif antara optimisme dan kualitas hidup orang dengan hipertensi ( r =-0,054; p = 0,709; p > 0,05; tidak signifikan). Kedua, terdapat hubungan antara representasi sakit dengan kualitas hidup orang dengan hipertensi ( r =-0,427; p = 0,002; p < 0,05; signifikan). Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan dan kualitas hidup orang dengan hipertensi (r = 0,400; p = 0,004; p < 0,05; signifikan). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme, representasi sakit, dan kepatuhan terhadap kualitas hidup orang dengan hipertensi.
The aim of this research is to analyze the role of optimism, illness representation and adherence toward quality of life people with hypertension. The hypothesis of this research is that there is a significant relationship between the optimism, illness representation and adherence toward quality of life people with hypertension. Research Methodology: The research is conducted among individual who diagnoses with hypertension. There are 52 subjects who completed the research scale tools (optimism, illness representation and adherence and quality of life scale) started from 1 December – 31 December 2009. The research shows that there is a significant relation among optimism, illness representation and adherence toward the quality of life of people with hypertension (r=0,620; F=9,991; p=0,000; p < 0,05; significance) with the effective contribution of 34 %. The result of partial correlation analysis shows several facts. First, there is no significant relation between optimism and quality of life (r =-0,054; p = 0,709; p > 0,05; no significance). Second, there is significant relation between illness representation and quality of life (r =-0,427; p = 0,002; p < 0,05; significance). Third, a positive relation between adherence and quality of life. (r = 0,400; p = 0,004; p < 0,05; significance). Conclusion: There is a significant relation among optimism, illness representation and adherence on quality of life.
Kata Kunci : Kualitas hidup, Optimisme, Representasi sakit, Kepatuhan, Hipertensi, quality of life, optimism, illness representastion, adherence and hypertension