Pengaruh ceramah dan diskusi terhadap pengetahuan dan sikap keluarga penderita skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Propinsi Sumatera Utara
MUKAMTO, Dra. Sumarni, M.Si
2010 | Tesis | S2 IKM-Perilaku dan Promosi KesehatanLatar Belakang : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang diperkirakan memiliki risiko kekambuhan yang sangat besar. Penanganan Skizofrenia belum begitu memuaskan disebabkan ketidak tahuan keluarga maupun masyarakat dalam peneriman dan perawatan terhadap jenis gangguan jiwa ini. Jumlah penderita Skizofrenia yang menjalani rawat inap di Propinsi Sumatera Utara pada tahun 2008 berjumlah 442 orang dan 188 orang (42,53%) diantaranya berasal dari kota Medan dan sekitarnya. Peranan keluarga penderita dalam hal perawatan dan penerimaan penderita Skizofrenia sangat dibutuhkan untuk penyembuhan penderita, pencegahan kekambuhan. Upaya yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan informasi yang profesional kepada keluarga, salah satunya dengan memberikan penyuluhan kelompok melalui ceramah dan diskusi. Tujuan : Mengetahui pengaruh Promosi Kesehatan Jiwa dengan menggunakan penyuluhan kelompok dengan pemberian ceramah dan diskusi terhadap pengetahuan dan sikap keluarga penderita tentang perawatan dan penerimaan penderita dalam mencegah kekambuhan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Propinsi Sumatera Utara Metode : Penelitian ini adalah merupakan quasi experiment study dengan rancangan non randomized pre test – post test control group design. Penelitian dilakukan dengan penyuluhan kelompok pemberian ceramah dan diskusi tentang kesehatan jiwa cara perawatan dan penerimaan penderita Skizofrenia pada keluarga penderita. Alat ukur penelitian ini ádalah kuesioner / angket. Hasil : Penyuluhan kelompok dan pemberian ceramah dan diskusi tentang penerimaan dan perawatan penderita skizofrenia telah berhasil meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap kelompok perlakuan. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan sikap dan pengetahuan pada saat pre test dengan post test. Setelah kelompok perlakuan mendapatkan penyuluhan, ada perbedaan pengetahuan (p < 0,05) dan sikap (p < 0,05) dengan kelompok pembanding. Kesimpulan : Penyuluhan Kelompok dengan ceramah dan diskusi tentang penerimaan dan perawatan untuk mencegah kekambuhan penderita skizofrenia berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga penderita skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Propinsi Sumatera Utara.
Background: Schizophrenia is a severe mental disorder that is estimated to have great risk for recurrence. The management of schizophrenia is not yet optimum due to ignorance of the family and community in the acceptance and treatment to this type of mental disorder. There were 442 schizophrenic inpatients in the Province of Sumatera Utara in 2008 and 42.53% of them (188 people) came from Medan and the nearby. The role of the family of schizophrenic patients is greatly needed in the care of and acceptance to schizophrenic patients for the healing and prevention from recurrence. An effort that can be made to help the family is giving group socialization through lecture and discussion. Objective: To identify the effect of mental health promotion using group socialization through lecture and discussion about knowledge and attitude of the family of schizophrenic patients about the care of and acceptance to schizophrenic patients to prevent recurrence at Mental Hospital in the Province of Sumatera Utara. Method: The study was a quasi experiment that used non randomized pretest – post test control design. Group socialization was made through lecture and discussion about mental health on how to take care and accept schizophrenic patients in the family. Research instruments used were questionnaire. Result: Group socialization through lecture and discussion about the acceptance and care of schizophrenic patients could increase average score of knowledge and attitude of the experiment group as indicated from the difference in attitude and knowledge during pretest and post test. There was difference in knowledge (p<0.05) and attitude (p<0.05) between the experiment group and the control group. Conclusion: Group socialization through lecture and discussion about the acceptance and care to prevent recurrence in schizophrenic patients could improve knowledge and attitude of the family of schizophrenic patients at Mental Hospital of the Province of Sumatera Utara.
Kata Kunci : Skizofrenia, Diskusi kelompok, Ceramah, schizophrenia, group discussion, lecture