Laporkan Masalah

Estimasi minat membayar premi paket jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat

DESTINELDI, Efriza, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D

2010 | Tesis | S2 IKM-Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi

Latar Belakang: Cakupan kepesertaan jaminan kesehatan merupakan salah satu indikator tercapainya visi pembangunan kesehatan di Kabupaten Pasaman Barat. Target cakupan yaitu 85% di tahun 2010. Namun sampai tahun 2008, cakupan masyarakat Pasaman Barat yang telah mendapatkan jaminan kesehatan baru mencapai ± 48.5%. Jaminan kesehatan sebagai salah satu program untuk mencapai visi tersebut perlu dikembangkan. Untuk itu sebelumnya perlu diukur minat masyarakat membayar premi paket Jamkesda yang akan dikembangkan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan persepsi masyarakat dengan minat membayar premi paket Jamkesda di Kabupaten Pasaman Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional data kuantitatif didukung dengan data kualitatif. Populasi penelitian adalah semua rumah tangga yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan prabayar, berjumlah sekitar 35.000 rumah tangga. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 100 rumah tangga. Alat pengambilan data adalah kuesioner dan wawancara mendalam. Data diolah dengan dengan analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat dengan uji regresi logistic. Hasil: Sebagian besar responden (71%) berminat membayar premi paket Jamkesda Pasaman Barat. 80% responden menunjukan persepsi yang baik terhadap manfaat paket Jamkesda, 61% pada persepsi mutu pelayanan kesehatan dan 85% pada persepsi terhadap risiko sakit. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, jumlah keluarga, kemampuan membayar premi dan persepsi terhadap pelayanan sarana kesehatan dengan minat membayar premi paket Jamkesda Pasaman Barat. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel persepsi terhadap manfaat paket Jamkesda dan persepsi terhadap risiko sakit dengan minat membayar premi Paket Jamkesda. Variabel yang sangat paling signifikan hubungannya dengan minat masyarakat membayar premi Jamkesda adalah variabel persepsi terhadap risiko sakit. Kesimpulan: Ada pengaruh positif yang signifikan antara persepsi terhadap manfaat paket Jamkesda dan risiko sakit dengan minat membayar premi paket Jamkesda Pasaman Barat. Premi rata-rata yang diminati Rp. 10.000. Rekomendasi : Diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mempertimbangkan upaya pengembangan Jamkesda untuk seluruh masyarakat Pasaman Barat dan melakukan perbaikan mutu pelayanan sarana kesehatan.

Background: coverage of participation in health insurance is an indicator of the achievement of health development vision District of Pasaman Barat. The target coverage is 85% in 2010. In 2008 the coverage was about 48.5%. Therefore, health insurance as a program to achieve vision needs to be developed. For this purpose it is necessary to identify willingness of the community to pay premium of local health insurance at District of Pasaman Barat. Objective: To identify association between individual characteristics and perception of the community and willingness to pay premi of local health insurance (Jamkesda) package at District of Pasaman Barat. Method: The study was analytical with cross sectional design that used both quantitative and qualitative data. Population consisted of all households that did not get prepaid health insurance (35,000 households). As many as 100 households were taken as samples. Data were obtained from questionnaire and indepth interview and analyzed using univariate, bivariate with chi square and multivariate with logistic regression test. Result: The majority of respondents (71%) were willing to pay premi of Jamkesda package of Pasaman Barat. As much as 80% of respondents had good perception about the advantage of Jamkesda package, and 85% about risk for illness. There was no significant association between variables of age, education, number of family members, ability to pay and perception about service of health facilities and willingness to pay premi of Jamkesda package of Pasaman Barat. There was significant association between variable of perception and the benefit of Jamkesda package and perception about risk for illness and willingness to pay premi of Jamkesda package. Variable most significantly associated with willingness of the community to pay premi of Jamkesda was variable of perception about risk for illness and willingness to pay premi of Jamkesda package Pasaman Barat. Conclusion: There was positive significant effect of perception about the advantage of Jamkesda package and risk for illness and willingness to pay premium at Jamkesda package of Pasaman Barat. Recommendation: District government of Pasaman Barat should consider efforts to develop Jamkesda for all communities of Pasaman Barat and improve quality of service of health facilities.

Kata Kunci : Karakteristik,Persepsi,Minat membayar premi,Jamkesda, Local health insurance, individual characteristics, perception, willingness to pay


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.