Pola pemberian ASI dan status gizi di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat
DESMARIZA, dr. Siswanto Agus Wilopo, SU., MSc., ScD
2010 | Tesis | S2 IKM-Kesehatan Ibu dan Anak-Kesehatan ReproduksiPendahuluan: Malnutrisi masih merupakan masalah yang serius, terutama di negara-negara berkembang, diperkirakan 230 juta (39%) anak di bawah lima tahun menderita malnutrisi kronik dan sekitar 54% kematian balita berhubungan dengan malnutrisi. Beberapa penelitian melaporkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian malnutrisi pada balita. Di Kabupaten Pasaman, cakupan pemberian ASI eksklusif masih dibawah target, sementara itu dari tahun 2005 – 2007 terjadi peningkatan jumlah balita yang mengalami kekurangan gizi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi 6-12 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah 258 bayi 6-12 bulan yang dipilih dengan metode non probability sampling. Status gizi dinilai dengan pengukuran antropometri berdasarkan berat badan menurut umur dan informasi pemberian ASI eksklusif diperoleh melalui wawancara. Analisis data terdiri dari analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel dengan uji statistik regresi logistik. Hasil: Sebanyak 70% bayi dalam 6 bulan pertama kehidupannya sudah menerima minuman atau makanan selain ASI. Proporsi kejadian underweight 3,2 kali lebih banyak ditemukan pada bayi yang tidak menerima ASI eksklusif dibanding bayi yang menerima ASI eksklusif. Proporsi underweight 2,9 kali lebih tinggi pada bayi yang memiliki riwayat penyakit infeksi dan memiliki ibu dengan tingkat pendidikan rendah dibandingkan dengan bayi yang tidak mempunyai riwayat penyakit infeksi dan mempunyai ibu dengan tingkat pendidikan tinggi. Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pemberian ASI yang tidak eksklusif dengan kejadian underweight setelah mempertimbangkan variabel pendidikan ibu dengan OR: 3,2 (95% CI: 1,1- 9,4). Kesimpulan: Pemberian ASI yang eksklusif menurunkan proporsi terjadinya underweight pada bayi 6-12 bulan.
Background: Malnutrition still poses a serious problem, especially in developing countries. It is estimated that 230 million under-five children (39%) suffer from chronic malnutrition and about 54% of under-five mortality is malnutrition-related deaths. Some studies show that there is a significant relationship between exclusive breastfeeding and prevalence of under-five malnutrition. In Pasaman District, the coverage of exclusive breastfeeding is still under the target and in fact from 2005 to 2007 the number of under-five with nutrition deficiency increased. Objective: To aimed the relationship between exclusive breastfeeding and nutritional status in infant 6-12 months of age. Method: This was an observational study with cross-sectional design. Subjects were 258 infant 6-12 months of age selected with non-probability sampling method. Nutritional status was assessed by anthropometric measurements based on weight for age and information on exclusive breastfeeding was obtained through interview. Data analysis comprised univariable analysis, bivariable analysis, and multivariable analysis with logistic regression. Result: Seventy percent of infant in their first 6 months of life had received food or drink other than breast milk. The proportion of underweight was 3.2 times higher in infant without exclusive breastfeeding than in infant with exclusive breastfeeding. The proportion of underweight was 2.9 times haigher in infant with history of infection and infant whose mother with lower education levels compared with infants who had no history of infectious disease and whose mothers with higher education levels. The results of multivariable analysis showed that there was significant relationship between non exclusive breastfeeding and underweight after adjusted variables of mother's education with OR: 3.2 (95% CI: 1,1-9,4). Conclusion: exclusive breastfeeding reduced the proportion of underweight in infant 6-12 months of age.
Kata Kunci : ASI eksklusif,Underweight,Bayi 6,12 bulan, Exclusive breastfeeding, underweight, infant 6-12 months of age