Laporkan Masalah

Hubungan pola persebaran permukiman dengan pencemaran kualitas airtanah di daerah aliran Sungai Bedog Daerah Istimewa Yogyakarta

ISWINAYU, Fitri, Prof. Dr. H. Suratman, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini dilakukan di DAS Bedog, dilatarbelakangi oleh dinamika wilayah yang memiliki hubungan kuat dengan pertambahan jumlah penduduk. Hal ini akan berpengaruh dalam peningkatan kebutuhan akan lahan untuk permukiman. Demikian dengan lahan di sepanjang DAS Bedog yang dimanfaatkan untuk permukiman berpotensi menghasilkan limbah yakni limbah rumah tangga yang sangat berpeluang memberikan kontribusi dalam pencemaran airtanah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas airtanah pada daerah permukiman di DAS Bedog, menganalisis hubungan pola persebaran permukiman dengan kualitas airtanah di DAS Bedog, dan menganalisis bentuk aktivitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan airtanah di DAS Bedog. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan analisis laboratorium sampael airtanah pada DAS Bedog. Pemilihan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling, dengan 20 lokasi pengambilan sampel airtanah dan 80 responden. Data primer yang diperoleh diolah untuk menjawab masingmasing tujuan penelitian dengan menggunakan analisis tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas airtanah di DAS Bedog telah tercemar 10% NH3 dan 100% telah tercemar Coli Tinja dikarenakan pola persebaran permukimannya mengelompok mengikuti aliran sungai dan jaringan jalan, dan aktivitas masyarakat dalam upaya pemeliharaan dan pengelolaan kualitas airtanah dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemahaman yang beragama, implementasinya hanya sebatas pembuatan penampung limbah tanpa dilengkapi saluran pembuangan yang baik. Oleh karena itu, arahan dalam pengelolaan airtanah adalah harmonisasi antara ekonomi dan ekologis terwujud sistem pengelolaan lingkungan yang integratif (terpadu) dan berwawasan lingkungan, sebagai upaya menjaga kestabilan dan kelestarian sumberdaya, mengurangi kerusakan lingkungan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

This research was conducted at Bedog river watersheds and motivated by the dynamics of the region that closely related to the growth of population. This growth of population will increase the demand for settlement land. At Bedog River, the land along its watershed that used for settlement has the potential to produce wastes from household which highly contributes to groundwater pollution. Therefore, the purposes of this research are to analyze the quality of groundwater in the settlement, the relationship between settlement distribution pattern and soil water quality, and the type of people’s activities in environmental management at Bedog river watershed. The method used in this research was survey method and laboratory analysis of groundwater samples from Bedog watersheds. Sampling was done through purposive sampling with 20 locations of groundwater sampling and 80 respondents. Obtained primary data was processed to answer each purpose of this research with cross tabulation analysis. The results shows that groundwater quality at Bedog watersheds has been polluted by 10% NH3 and 100% by fecal coli as a result of the settlement distribution pattern that clustered following the riverbanks and road networks, and the lack of community’s activities in order maintenance and management of groundwater quality is influenced by kwonledge and understanding of religion, its implementation was limited to manufacturing without waste reservoir has a good drainage. Therefore, the direction of groundwater management is the harmonization between economy and ecology to create an integrated environmental management system as an effort to maintenance the balance and sustainability of resources, reduce environmental damage, and improve the welfare of community.

Kata Kunci : Persebaran permukiman,Pencemaran airtanah,Kualitas airtanah,Settlement Distribution Pattern,Groundwater Quality Pollution,and Groundwater Quality


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.