Laporkan Masalah

Citra perempuan pekerja dalam dinamika kajian feminis dan intertekstual terhadap kumpulan novelet Batu Sandung karya Ratna Indraswari Ibrahim dan kumpulan cerpen Harga Perempuan karya Sirikit Syah

ISMIYATI, Siti Ajar, Prof. Dr. Siti Chamamah Soeratno

2010 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian ini berupaya mengungkap citra perempuan pekerja dalam dinamika: kajian feminis dan intertekstual terhadap kumpulan novelet Batu Sandung karya Ratna Indraswari Ibrahim dan kumpulan cerpen Harga Perempuan karya Sirikit Syah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiofeminis sebagai acuan kerja dalam mengungkap image of women. Selain itu, dalam menganalisis karyanya menggunakan kajian feminis dan intertekstualitas. Bertolak dari teori itu, hasil penelitian ini mendapatkan lima gambaran perempuan pekerja yang tercitra sebagai berikut. Pertama, pribadi atau individu yang memiliki keinginan; mengembangkan ilmu dan karier, perhatian dan penghargaan, dan potensi dan prestasi. Kedua, ibu yang perhatian pada anak-anak dan pemegang urusan domestik. Ketiga, istri yang mandiri dan pencari nafkah tambahan. Keempat, berprestasi dan semangat kompetitif. Kelima, anggota masyarakat yang berperilaku positif dan negatif. Pandangan positif terlihat dari tanggung jawab dalam mendidik anak-anak, menjaga harkat dan martabat sebagai ibu yang baik di tengah lingkungan masyarakat, mandiri dan tidak tergantung pada suami. Pandangan negatif terlihat dari tindakan selingkuh dan menjalani kehidupan seks bebas. Secara keseluruhan kedua kumpulan cerita tersebut, memperlihatkan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang diwarnai oleh unsur kekerasan dan dominasi. Pertama, perempuan dengan segala kekuatan dan kekuasaan mampu keluar dari tekanan untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender. Kedua, perempuan menerima peran gender secara baik. Dengan demikian, terlihat perempuan pekerja tercitra sebagai perempuan yang berada dalam situasi ambivalen atau berwajah ganda. Pada satu sisi, perempuan pekerja ingin mengubah pandangan yang mengatakan bahwa kedudukan perempuan tidak setara dengan laki-laki, tetapi di sisi lain, mereka justru mengokohkan pandangan itu. Berdasarkan kajian intertekstual, ditemukan bahwa perubahan sosial yang ada pada kedua kumpulan cerita tersebut menunjukkan konsep perkembangan karya sastra. Masalah dan tema yang ditampilkan pengarang tidak lagi hanya terbatas pada persoalan domestik seputar kehidupan rumah tangga, tetapi merambah ke persoalan protes sosial. Demikian juga, isu-isu feminis yang diangkat dalam kedua kumpulan cerita ini semakin berkembang dan berani, yang menunjukkan pula perkembangan dalam wilayah sosial budaya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gagasan yang hendak diungkapkan pengarang melalui karya transformasinya adalah sikap yang penuh kesadaran tentang jati dirinya sendiri. Dalam hal berpikir dan bertindak secara rasional, laki-laki maupun perempuan memiliki kapasitas yang sama. Dalam keluarga, perempuan dan laki-laki adalah mitra kerja institusi rumah tangga, sedangkan lingkungan masyarakat, laki-laki dan perempuan adalah subjek atau pelaku pembangunan.

The research is aimed to explore working woman image in the dynamics of feminism and intertextual study on a collection of short stories of Harga Perempuan whose author is Sirikit Syah and a collection of novelettes Batu Sandung whose author is Ratna Indraswari Ibrahim. The research employs sosiofeminism as a working guideline in exploring image of working woman. Besides that, the research also uses feminism and intertextual theories in analyzing these literary works. Based on sociofeminism, feminism and intertextual theories, the result of the research shows five images of working woman which are portrayed as follows; firstly, an image of a personality or individual who has desires; developing knowledge and career, attention and appreciation, potency and achievement; secondly, an image of mother who gives attention to her children and holder of domestic affairs; thirdly, an image of an independent wife and additional breadwinner; fourthly, an image of a successful and high competitive spirit woman; and, fifth, a member of society whose behavior is negative or positive. The positive perspective can be seen from responsibility of woman's role as a good mother in society in educating her children, maintaining self-esteem and dignity. Beside that, woman is viewed as being independent and not demanding on husband. Negative perspective of woman can be seen from disloyalty and having a free sex way of life. The two books completely show relation of women and men which is colored by violence and domination element. Firstly, woman with all of her power and domination can exel from pressure in order to achieve gender equivalence and justice. Secondly, woman can accept gender role well. Therefore, it can be seen that working woman portrayed as woman in ambivalence situation or double faces. On one side, working woman has intention to change the perspective which is said that woman's position are not equal with man's position, but on the other side, in fact woman tends to strengthen that perspective. Based on intertextual study, it has been found that social changes existed from the collection of stories show the concept of development literary work. The problem and theme which are issued by the authors are not only limited on domestic matters of family life, but also include social protest. The same is true on feminism issues which are brought from the two books. The feminism issues are discussed in the two collections of stories in more developed and bolder way. The coverage of issues in the two books reveals the development of society and culture. From the result of the research it can be concluded that the idea of the authors intended to express through her transformative piece of works is a conscious attitude toward her personal identity. In thinking and acting rationally both man and woman have the same capacity. In a family matters man and woman are working partners in family institution, whereas in social environment, man and woman are subjects or agent of development.

Kata Kunci : Citra perempuan pekerja, Feminisme, Intertekstualitas, working woman image, feminism, intertextual


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.