Laporkan Masalah

Kajian dialektologi diakronis dialek-dialek bahasa Kerinci

RETNANINGTYAS, Yosephine Santi, DR. Inyo Yos Fernandez

2010 | Tesis | S2 Linguistik

Tesis ini merupakan penelitian mengenai dialek-dialek bahasa Kerinci yang menggunakan pendekatan dialektologi diakronis. Tujuan dari penelitian ini adalahmendeskripsikan ciri-ciri linguistik dialek bahasa Kerinci, menghitung persentase kekerabatan antardialek dengan menggunakan perhitungan leksikostatistik, dan menentukan daerah relik dan daerah inovasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada 200 kosakata Dasar Swadesh. Data diambil dari tujuh kecamatan, yaitu Lempur (dialek Gunung Raya), Sanggaran Agung (Dialek Danau Kerinci), Sungai Penuh (Dialek Sungai Penuh), Hiang (dialek Sitinjau Laut), Sungai Tutung (dialek Pembantu Sungai Tutung), Siulak Deras (dialek Belui Air Hangat), dan Batang Sangir (dialek Gunung Kerinci). Pengumpulan data dilakukan dengan metode pupuan lapangan dengan teknik catat dan teknik rekam. Analisis data dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis disajikan dengan metode formal dan informal. Hasil penelitian terbagi menjadi dua bagian, yaitu analisis sinkronis dan analisis diakronis. Pertama, analisis sinkronis menunjukkan bahwa dialek-dialek bahasa Kerinci mempunyai enam fonem vokal, 20 fonem konsonan, prefiks meN- dengan lima variasi (men-, mem-, me-, meng-, menye-), prefiks ber- dengan variasi be-, prefiks ter- dengan variasi te-, prefiks di-, sufiks -kan, simulfiks ng- dan ny-, dan klitik. Kedua analisis diakronis menunjukkan adanya inovasi bersama yang berupa subtitusi prodiftong simbol. Inovasi bersama ini menunjukkan bahwa dialek-dialek bahasa Kerinci mempunyai hubungan kekerabatan yang erat satu sama lain. Inovasi leksikal secara eksternal pada dialek-dialek bahasa Kerinci dalam bentuk serapan dari bahasa lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa dialek Gunung Raya merupakan dialek yang masih mempertahankan unsur-unsur relik. Sebaliknya dialek Sungai Penuh merupakan daerah inovasi.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Dialek bahasa Kerinci, Dialektologis diakronis, diachronic dialectology, diachronic linguistic, dialect


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.