Laporkan Masalah

Tinjauan yuridis terhadap notaris yang mempunyai kedudukan dalam perseroan terbatas :: Studi kasus di Makassar

GUNAWAR, Prof. Dr. Siti Ismijati Jenie, S.H., C.N

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini mengenai Tinjauan Yuridis Terhadap Notaris yang Mempunyai Kedudukan dalam Perseroan Terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kekuatan hukum sebuah akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Terbatas jika Notaris yang membuat akta mempunyai saham dalam Perseroan Terbatas tersebut dan akibat hukum yang di timbulkan seorang Notaris jika membuat akta Pernyataan Keputusan Rapat juga mempunyai saham dalam Perseroan Terbatas tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis empiris, artinya bahwa fakta-fakta yang ditemukan di lapangan dikaitkan dengan kaidah-kaidah hukum lainnya, Selain itu, penelitian ini juga bersifat yuridis normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan terhadap masalah-masalah yang diteliti dengan cara meninjau dari segi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan menggunakan bahan hukum lainnya. Penelitian lapangan (field research) dilakukan untuk memperoleh data primer, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kekuatan hukum suatu akta Pernyataan Keputusan Rapat RUPS Perseroan Terbatas jika melibatkan Notaris sebagai pengurus atau pemegang saham dalam Perseroan Terbatas, maka akta Notaris tersebut hanya mempunyai kekuatan hukum sebagai akta di bawah tangan, oleh karena Notaris tersebut telah melanggar ketentuan Pasal 52 Undang-undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Adapun Akibat hukum yang timbul bilamana seorang Notaris mempunyai kedudukan sebagai pemegang saham dalam Perseroan Terbatas, adalah Notaris yang bersangkutan dapat dituntut secara perdata jika ada pihak yang merasa dirugikan berdasarkan atas akta yang di buatnya itu, karena kekuatan akta yang di buatnya itu menjadi akta di bawah tangan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 52 ayat (2) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.

This study is about juridical review on the notary who have positions in the limited liability company. This study aims to determine and analyze legal force of an meeting decision act of a limited company if the notary public that makes the act has a stocks in that company and the legal consequences This Research is a juridical-empirical study, that mean, a research which focusing on a field facts then correlated with a valid principles of law. In addition, this research is also a juridical-normative study which based on literature research with an approach to the researched problems by refer to valid rule of laws in Indonesia. A field research is done to get the primary data, whereas literature research to get secondary data. The results of research show that if a notary having a stoke in a limited company had been involved in making the act of meeting decision statement (RUPS) by that limited company, so the act only have the force of law as under hand act. The notary, therefore, have break the provision of article 52 the law number 30 years 2004 about Notary Function. Meanwhile, the legal consequence to that notary is a prosecuting in civil law manner by the sides which felt lose out because of the act that the notary was made. This is because the act that he or she was made is a under hand act as regulated in article 52 subsection (2) the law Number 30 year of 2004 about Notary Function.

Kata Kunci : Notaris, Pemegang Saham, Perseroan Terbatas, Notary, Stockholder, Limited Company


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.