Laporkan Masalah

Kepatuhan petugas UGD RSUD Sekarwangi terjadap standard precautions

SUTISNA, Cecep, Dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes

2009 | Tesis | S2 IKM/MMR

Latar belakang: Universal precautions/Standard Precautions, menurut CDC (Centre for Disease Control, 1987), didefinisikan sebagai cara untuk mencegah transmisi Human Immunodeficiency Virus (HIV), Hepatitis B (HBV) dan kuman pathogen lain yang berada dalam darah ketika petugas kesehatan merawat atau melakukan tindakan terhadap pasiennya. Banyak peneliti yang melaporkan bahwa tingkat kepatuhan petugas layanan kesehatan terhadap pelaksanaan prosedur tersebut masih rendah. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh tingkat pengetahuan dan keterampilan tentang Standard Precautions masih rendah, sarana/prasaran pendukung kurang memadai atau pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur tersebut masih lemah Tujuan : Penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi berupa pelatihan, dilengkapinya sarana/prasarana dan dilakukan pengawasan terhadap tingkat kepatuhan petugas Unit Gawat Darurat RSUD Sekarwangi dalam melaksanakan Standard Precautions. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dilaksanakan dengan memakai rancangan pre and post test design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan chek list dan kuesioner kepada responden. Hasil : dengan menggunakan batas bawah nilai patuh yakni 70% menerapkan seluruh komponen Standard Precautions. Diperoleh hasil bahwa dari 30 responden yang diteliti sebelum dan setelah dilakukan intervensi memperlihatkan peningkatan kepatuhan terhadap Standarad Precautions. Yakni dari tidak ada yang patuh (0%) menjadi 18 responden (60%) patuh terhadap pelkaksanaan prosedur tersebut. Dari 3 variabel (tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap) yang dianalisis secara bivariat, tidak ada satupun variabel yang terbukti secara statistic berhubungan dengan tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan Standard Precautions. Begitupun dari karakteristik responden tidak didapatkan hasil yang signifikan berhubungan dengan kepatuhan terhadap Standard Precautions. Jadi intervensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepatuhan petugas UGD RSUD Sekarwangi dalam hal pelaksanaan prosedur “Standard Precautions” Kesimpulan dan saran: Dengan adanya intervensi berupa pelatihan, dilengkapinya sarana/prasarana dan pengawasan akan meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap prosedur pelaksanaan Standard Precautions. Pimpinan Rumah Sakit diharapkan memperhatikan hal-hal yang dapat meningkatkan kepatuhan petugas misalnya dengan melakukan penyeliaan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas melalui pelatihan pelengkapan sarana/prasarana dan pengawasan yang baik.

Background: Standard Precaution, follow CDC (Center for Desease Control,1987), defined as mode to prevent transmission Human Immunodeficiency Virus (HIV), Hepatitis B Virus (HBV) and germ pathogen that stay in when does well-being operator care or action toward the patient. Many careful report that well-being service operator obedience level toward procedure execution still low. The mentioned may becaused by erudition level and know-how about standard precautions still low, supporter structur/infrastructure less, suport or supervision toward procedure execution sill low. Objective: This research is conducted as a mean to detect intervention influence shaped training is equiped structure/infrastructure and done supervision toward emergency care Unit operator obedience level Sekarwangi Hospital in carry out standard precaution. Methods: This research is quasi research experimental carried out wih wear plan pre and post test design. Data collecting is done by using check list and questioner and respondent. Results and discussions: By using limit under obedient value that 70% applies entire standard component precautions. Got result that 30 careful respondent before and after interventions shows obedience enhanced towards procedure execution. Its from no one obedient (0%) toward 18 respondent (60%) shows obedience enhanced towards procedure execution. From 3 variable (education level, erudition and attitude) that analysed according to bivariat there is no one even also variable proved according to relate to obedience level towards standards execution precautions. Also form characteristic respondent is not got significant relate to obedience toward standard precautions. So intervention gives contributions toward operator obedience enhanced in Emergency Unit Sekarwangi Hospital in the case of procedure executions " Standard Precautions" Conclusion and recommendation: With intervention existence shaped training, with support structure/infrastructure and supervision will increase obedient level toward standard execution procedure precautions. Sopposed hospital leadership is pay attention matters that can increase for example operator obedience with supervision, increase erudition and operator know-how passes training completed structure/infrastructure and good supervision.

Kata Kunci : Standard precautions,Kepatuhan,RS Sekarwangi,Infeksi,Standard Precautions, Obidience, Sekarwangi Hospital, Infections


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.