Laporkan Masalah

Variasi spasial angka partisipasi sekolah usia pendidikan dasar dan faktor-faktor yang mempengaruhi di Kabupaten Bantul

TRIYANTO, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc

2009 | Tesis | S2 MPKD

Pardigma baru pembangunan menitikberatkan pada usaha peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan. Angka Partisipasi Sekolah (APS), khususnya Usia Pendidikan Dasar, merupakan ukuran peningkatan kualitas manusia dan pemerataan pembangunan pendidikan. Variasi spasial APS Usia Pendidikan Dasar menunjukkan tidak meratanya tingkat kualitas manusia serta pembangunan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan (variasi) spasial APS Usia Pendidikan Dasar serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh. Atas dasar hal ini, dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pembangunan khususnya bidang pendidikan dalam upaya mencapai peningkatan kualitas manusia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif rasionalistik dengan metode deduktif. Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran, gejala, dan fakta empiris umum tentang tentang variasi APS usia pendidikan dasar sebagai permasalahan penelitian serta memperoleh faktor yang paling berpengaruh terhadap APS usia pendidikan dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu : (1) pengamatan di lapangan, dan (2) data sekunder dari instansi terkait. Metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh nilai korelasi dan pengaruh faktor paling berpengaruh. Selanjutnya, analisis yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi dua hal, yaitu: (1) variasi spasial ASP usia pendidikan dasar, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi APS usia pendidikan dasar. Penelitian ini menunjukkan bahwa; Pertama, variasi spasial APS usia pendidikan dasar menunjukkan kecenderungan pengelompokan wilayah sesuai dengan klasifikasi capaian APS usia pendidikan dasar, Kedua faktor yang paling berpengaruh adalah jumlah KK miskin sedangkan prosentase KK tidak tamat SD, prosentase KK tidak bekerja, jumlah fasilitas sekolah dikdas dan ratio kepadatan jalan diabaikan. Ketiga, Alokasi bantuan dana pendidikan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Bantul belum mengacu pada perbedaan pencapaian APS sehingga kurang memperoleh hasil optimal

New paradigm of deevelopment emphasizes on improving human quality through education. Therefore, School Participate Rate (APS) particularly in elementary education, is impprtant indicator of education development. Spatial variations of APS in elementary education showed uneven quality level of human and educational development. This research aims to describe the spatial variation of APS in elementary education and to identify the most influential factor affected such level. This study applying descriptive research by using a rationalistic quantitative approaching with deductive method. This method is used to give description, signs, and empirical facts about APS variation in elementary education. Data was collected in two ways: (1) field observations, and (2) secondary data from relevant institutions. Quantitative methods is used to obtain correlation values and the influence of the most influential factors. Furthermore, the analysis conducted in this study includes two issues, which are: (1) spatial variations of APS in elementary education age, (2) factors that affecting the APS in elementary education Age. Teh research shows three points. Firts, spatial variation of APS in elementary education showed a tendency of regional categorization according to te classification of APS achievement in elementary education. Second, The most influential factor is the number of poor families, while the families percentage who is not finished in the elementary school, and the families percentage which doesn’t work, the number of elementary school facilities and the ratio of road density are ignored. Third, allocation of educational funds that distributed by Bantul Regency has not referring to the difference in APS achievement so insufficiently in get optimal result.

Kata Kunci : Variasi spasial angka partisipasi sekolah,Pendidikan dasar,Faktor,faktor, Spatial variation school partipation rate, elementary education, factors


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.