Strategi perlawanan petani tambang tradisional dalam menjaga kelangsungan hidup di tengah rendahnya imbal jasa
YUDHANTO S.A, Drs. Purwanto, M.Phil
2009 | Tesis | S2 SosiologiAktifitas penambangan pada sumur-sumur tua dilakukan oleh masyarakat Wonocolo dan sekitarnya sejak tahun 1942, dan keberadaan sumur-sumur minyak tradisional tinggalan Belanda ini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat desa Wonocolo dan sekitarnya. Aktifitas penambangan yang dilakukan oleh masyarakat Wonocolo, dalam perjalanannya dirasakan bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku, yakni; UU No. 44 tahun 1960 jo UU No. 08 tahun 1971, dalam UU tersebut menegaskan bahwa pengusahaan pertambanganminyak dan gas dilakukan oleh Negara dengan perusahaan Negara (Pertamina) sebagai pelaksana atau pemegang kuasa pertambangan. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui strategi perlawanan yang digunakan oleh petani tambang dalam menjaga kelangsungan hidup ditengah rendahnya imbal jasa yang diberikan oleh Pertamina Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded reseacrh. Teknik pengumpulan data ; pengamatan tak-terlibat dan wawancara mendalam, dan dengan teknik analisa data siklus interaktif : reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa; strategi yang digunakan oleh petani tambang dalam menjaga kelangsungan hidup, dengan cara ; melakukan penyulingan secara mandiri, penjualan hasil tambang tanpa melalui KUD Bogo Sasono, dan pengurangan supply hasil tambang.
Mining activity at the old wells done by public Wonocolo and its surroundings since the 1942, and existence of oil wells traditional remains this Dutch becomes source of main living for countryside public Wonocolo and its surroundings. Mining activity done by public Wonocolo, on the way is felt is against the legislation applied namely; UU No. 44 the year 1960 jo UU No. 08 the year 1971, in the Law affirms that mining enterpasing of Migas (oil and gas) done by state with the state company (Pertamina) as the executor or mining convidential of clerk. This research aim, to know the resistance strategy applied by the mining peasant to take care of continuity of life in the middle of the low wage’s given by Pertamina This research, applies qualitative method with approach of grounded reseacrh. Data collecting technique ; non-participant observation and indepth interview, and with cycle data analysis technique : data reduction, data presentation, verification and conclusion withdrawal. The result in this research, indicates that; strategy applied by the mining peasant to take care of continuity of life, by the way ; does distillation selfsupportingly, mine proceeds sale without through KUD Bogo Sasono, and reduction of supply mining products.
Kata Kunci : Strategi,Perlawanan petani tambang,Imbal jasa, Strategy, resistance of mine peasant, wage