Strategi bertahan hidup komunitas pemulung di TPA Tamangapa Makassar
SARIF, Dahrun, Prof. Dr. Susetiawan, SU
2009 | Tesis | S2 SosiologiTesis ini mengkaji tentang strategi bertahan hidup komunitas pemulung di TPA Tamangapa. Dalam kehidupannya, pemulung memiliki aspek sosialekonomi tersendiri yang keberadaannya menjadi satu kesatuan kebutuhan hidup pemulung. Untuk mengelola aspek sosial-ekonomi yang dimilikinya, pemulung membangun pranata sosial sesuai situasi sosial-ekonomi yang dihadapinya. Untuk menjelaskan persoalan di atas, penelitian ini menggunakan teori embeddedness (kemelakatan) sebagai alat analisis. Intinya, teori ini berupaya menjelaskan bahwa tindakan ekonomi dilihat sebagai fenomena yang melekat dan tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan aspek sosial yang melingkupinya. Dengan kata lain bahwa antara aspek sosial dan ekonomi keberadaannya saling tergantung satu sama lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian meliputi, observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari infroman kunci (key informan), dan data-data tambahan lainnya. Teknik analisis data meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa koumintas memiliki pranata sosialnya sendiri. Pranata sosial ini menjadi pengotrol tata kelakuan baik yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi maupun interaksi sosial sesama pemulung. Pemulung juga memilik rasa solidaritas yang tinggi sesama mereka yang terwujud dalam berbagai aktivitas gotong royong yang dilakukanya. Dalam kaitannya dengan kebutuhan ekonomi, setiap keluarga pemulung memiliki sistem pembagian kerja dan pola-pola pengambilan keputusan yang tepat. Dengan cara ini setiap keluarga dapat mengelola dan menciptakan berbagai strategi dalam rangka pemenuhan ekonomi keluarga seperti arisan dan simpan-pinjam serta tetap menjalankan aktivitas kepemulungan sebagai profesi utamanya. Tesis ini berkesimpulan bahwa komunitas pemulung di TPA Tamangapa dapat bertahan hihup karena pranata sosial yang mereka bangun dapat memenuhi berbagai kompleksitas kebutuhan mereka baik kebutuhan ekonomi maupun sosial. Pencapaian ini membuat pemulung dapat bertahan hidup (survival of the fittes) dalam menghadapi situasi sosial-ekonomi yang berubah dari waktu ke waktu
This thesis study about survival strategy of scavengers community at TPA Tamangapa. In their life, the scavengers have any social-economic aspects as a unity of their life needs. To manage both of them, scavengers build social institution base on social-economic situation that they faced it. To axplain the problem above, this research use theory of embeddeness as tools of analysis. The point of the theory due to axplain that economic aspects can not be separated with any social aspects round it. In other word, between social and economic aspects are dependent each other. The method used in this research is a qualitative method. Technical data collection are observation, indepth interview, and documentation. The data collected from any key informan and other secondary data. Technical data analyze are data reduction, data display, and conclusion. Result of this reseacrh show that the scavengers community at TPA Tamangapa has a sosial institution it self. Its to be a controler the scavengers attitude relate with economic activity and their sosial interaction. They also have hight solidarity to build a mutual-help in their life. Scavengers have an axactly job devission system and problem solving to manage their any economic strategy base on their ability. This was show the scavengers got a better an echievement in their life. Thoose achievement be able to make the scavengers to be survive. Coclusion of this thesis are scavenger can survive because the social institutios that was built be able to cover their any social-economic needs. Scavengers got a maximum achievement of life. It is give an easy way for scavengers to be survive in any time.
Kata Kunci : Pemulung,Prananta sosial,Solidaritas sosial,Strategi bertahan hidup, scavenger, sosial institution, sosial solidarity, and survival strategy