Laporkan Masalah

Pemanfaatan dan pengembangan tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) dalam rangka pengelolaan lingkungan lahan marginal :: Kasus di Suco Purugoa Sub District Cailaco District Bobonaro Dili Timor Leste

GOMES, Domingus Cairesi Bendito Bere Mau, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S

2009 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Lingkungan

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengkaji ekosistem pada lahan marginal berdasarkan overlay satuan unit pemetaan jenis tanah, penutup lahan, penggunaan lahan, kemiringan lereng serta tektur tanah, 2) Mengkaji nilai ekonomi tanaman jarak pagar pada lahan marginal suco Purugoa dengan prediksi nilai ekonomi jarak pagar melalui pendekatan Total Economy Value (TEV), 3) Upaya pengelolaan lingkungan di lahan marginal, dan 4) Memberikan alternatif strategi pengelolaan lingkungan pada lahan marginal menuju suco madiri atau desa mandiri. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu overlay satuan pemetaan, pendekatan TEV, PRA-SWOT, survey instasional, lapangan dan laboratorium. Overlay satuan pemetaan untuk mengetahui luas lahan marginal pada daerah penelitian. TEV untuk mengkaji nilai ekonomi jarak pagar pada lahan marginal berdasarkan luas lahan per satuan hektar per tahun per petani. PRA-SWOT untuk dilakukan untuk mengetahui unsure kekuatan dan kelemahan, peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh masyarakat pengelola lingkungan pada lahan marginal. Survei instansional, dilakukan untuk mendapatkan data curah hujan, infromasi mengenai satuan pemetaan atau map unit, kependudukan dan sosial ekonomi. Lapangan, dilakukan untuk menguji kebenaran informasi peta yang telah ditumpangsusunkan atau di overlay, survei luas lahan marginal, kondisi vegetasi dan penutup lahan serta pengambilan sampel tanah untuk keperluan analisis tekstur tanah. Laboratorium dilakukan untuk mengetahui niali tekstur tanah pada lahan marginal. Wawancara terhadap responden di daerah penelitian untuk mengetahui tanggapan terhadap pengembangan jarak pagar dan upaya pengelolaan lingkungan pada lahan marginal. Pemilihan sampel responden menggunakan random. Hasil penelitian menunjukan bahwa, daerah penelitian sangat berpotensi untuk dikembangkan jarak pagar, hal ini ditunjukan dengan 120 hektar atau 26.67% dari total keseluruhan daerah penelitian merupakan daerah yang dapat ditanami jarak pagar. Pada hasil analisis tekstur tanah menunjukan bahwa wilayah penelitian memiliki tekstur dengan karakteristik geluh berpasir dengan kemiringan lereng atau klas kemampaun III dan IV. Peningkatan nilai ekonomi lahan tertinggi dapat dicapai dengan jalan mengubah 100% penutup semak dan belukar yang ada menjadi ladang.

The research aims to identify land utilization for development Jatropha curcas in the framework for marginal land environment management as an alternative farming system. The objectivity of this research are; 1) to know the ecosystem in the marginal land base on overlay between mapping unit where as soil map, land cover map, land use map, slope and soil texture, 2) to make a prediction of benefit jatropha curcas in the marginal land using TEV approach methode, 3) try to make alternative to manage the environmental assessment in the marginal land, and the last one is 4) to make a conclusion and alternative of environmental assessment in marginal land for the independent village target. Folowing this research using three methode as well as overlay of map unit, Total Economy Value, PRA-SWOT, survey instantional, field and laboratories. Overlay maping of the marginal land in certain research area. For the estimation of the jatropha using TEV base on total wide area per farmer per year. Using the PRA-SWOT methode to identify the indocator of strength, weakness, oppourtunity and treath to be forwarde community. Pursuant to the research of master degree thesis refer to the management assessment in the marginal land to develop Jatropha curcas plant in main area has a results such as the land capability (75%) or 65 hectare from total of research area in the class slope III and IV resulting 48% from total of research area. In the end of the research, following the conclusion, where are the research area is serve to develop the jatropha curcas plant, this is regarding to 120 ha or 26.67% from total of the wide research area. In the labotories analysis showing result and encrease the economy value have to have 100 % change the land cover like underscrub to garden or field rice. As a result of the diversification of seedling crops, specially garden, cash income from Jatropha curcas will have increased and families nutritional standart will have improved. By applying community based on participatory methodology the research will empower the farming families to understand their environment and agriculture plight and to take steps to rectify the situation. In responds to the community needs, research sub component maybe changed and planning may be reallocated during implementation while still keeping focused on the long term developments goals specially independent village or suco mandiri. The research will focus on current poorer locations, which are purugoa have a lot of population. The researcher will improvement of management systems and valuable experience in the implementation of a large scale community development research. To improve the productivity and sustainability of marginal land.

Kata Kunci : Pengelolaan lingkungan,Lahan marginal,Jatropha,Topografi,Penutup dan penggunaan lahan, Environment Assesment, Marginal Land, Jatropha curcas, Topography, Landcover and Landuse


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.