Laporkan Masalah

Analisis geometrik interchange ditinjau dari aspek keselamatan :: Studi kasus perancangan interchange Solo Jalan Tol Segmen Solo Mantingan

MUJAHID, Zakaria,

2009 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Persoalan klasik yang dihadapi di bidang transportasi darat adalah ketidakseimbangan antara volume dan freku ensi kendaraan dengan tersedianya jaringan jalan. Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan terjadinya kemacetan,kesemerawutan, polusi dan kecelakaan. Berkaitan dengan kecelakaan, WHO mengestimasi bahwa 1.200.000 orang/tahun meninggal sia -sia akibat kecelakaan di jalan raya di seluruh dunia dan sekitar 10 % nya dikarenakan kondisi fisik jalan yang buruk akibat perencanaan geometrik yang kurang baik.Tahapan penelitian yang dilakukan adalah dengan meneruskan output dari traffic engineer mengenai bentuk inter change yang direkomendasikan, lalu membuat criteria design sebagai acuan dalam analisis dilanjutkan dengan perhitungan alinyemen horizontal. Jika alinyemen horizontal telah final maka dilakukan analisis alinyemen vertical dan dilajutkan dengan pembuatan penampang melintang jalan (cross section ) lalu dengan penempatan kelengkapan jalan dengan fokus hanya yang berkaitan dengan aspek keselamatan saja, dan langkah terakhir adalah tinjauan dari aspek keselamatan terhadap hasil desain berdasarkan Malkhamah (2004 ) dan daftar periksa AKJ Departemen PU (2005).Dari hasil analisis yang dilakukan dapat diperoleh hasil secara umum bahwa perancangan interchange telah mengakomodasi aspek keselamatan,walaupun ada beberapa hasil perancangan yang tidak sesuai dengan pedoman dikarenakan adanya keterbatasan lahan. Hasil perancangan yang umumnya telah baik ini harus dijaga hingga pada saat konstruksi dilaksanakan akan tetap terjaga sesuai hasil analisis final, sehingga bisa mereduksi potensi kecelakaan yang terjadi akibat kekeliruan desain geometrik. Untuk waktu mendatang sebaiknya parameter geometrik berupa dimensi dll yang digunakan menggunakan parameter paling aman jauh diatas minimal sehingga akan menjadi jauh lebih aman lagi.

Classical problem faced in the field of land transport is the imbalance between the volume and frequency of vehicles with the availability of road network. That imbalance is causing congestion, chaos, pollution and acciden ts. In connection with the accident, the WHO estimates that annually 1,200,000 people die in vain due to road accidents worldwide and approximately 10% of that number is caused by bad condition of road due to poor geometric planning.Research stage is to continue the output from the traffic engineer regarding the recommended form of interchange, and then make design criteria as a guidance in the analysis followed by calculation of the horizontal alynyemen.When final horizontal alynyemen has been obtained, the next step is to analyze vertical alynyemen and continue it by making cross section, then by placement of the completeness of the road with only focusing on the things related to safety aspect, and the last step is the review from safety aspect to the design result based on Malkhamah (2004) and checklists of Road Safety Audit (RSA) of The Department of Public Works (2005).From the conducted analysis, we can obtain the general result that the interchange design has accommodated safety aspect, although there are some design results which are not in accordance with the guidelines because of limited land. This design result, which has already been good in general, must be kept and maintained so it will be preserved according to final analysis result until the construction held, thus it could reduce the accidents potential that occur due to geometric design errors. For the future, the applied geometric parameter like dimension, etc., should use the safest parameter which is far greater than minimum parameter so it could be much safer and safer.

Kata Kunci : Interchange, Geometrik, Aspek keselamatan, interchange, geometric, safety aspect


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.