Evaluasi program pembinaan sekolah dasar oleh kepala sekolah dasar di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua tahun 2009
TANEM, Agustinus, Drs. A. Budi Purnomo Brodjonegoro, MA
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk 1). Mengevaluasi program pembinaan desa, khusus pembinaan sekolah dasar dalam hal rasio murid-guru, rasio guru-sekolah, dana pendidikan, pendidikan guru, kelas layak, dan jumlah kelulusan siswa sekolah dasar. 2) Mengukur keterkaitan antara jumlah kelulusan siswa sekolah dasar dengan variabel rasio murid-guru, rasio guru-sekolah, dana pendidikan, pendidikan guru, dan kelas layak. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dari tahun 2005 sampai 2009, yang diperoleh dan Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah, Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sarmi dan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak-pihak yang terkait langsung dalam penelitian ini yaitu para kepala sekolah dari 22 sekolah dasar yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Dengan menggunakan 1) Skala Likert untuk mengetahui/mengukur sikap, pendapat atau sekelompok orang tentang fenomena sosial, dengan menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas kemudian dianalisis dengan menggunakan Analisis Deskriptif dan Regresi Berganda untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antar variabel independen yaitu rasio murid-guru, rasio guru-sekolah, dana pendidikan, pendidikan guru, dan kelas layak, dengan variabel dependen yaitu jumlah kelulusan siswa sekolah dasar. 2) Uji beda dua rata-rata yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perubahan rasio murid-guru, rasio guru-sekolah, dana pendidikan, tingkat pendidikan guru, kelas layak, dan jumlah kelulusan siswa sekolah dasar sebelum dan setelah adanya program pembinaan sekolah dasar, serta untuk mengetahui keberhasilan dari program tersebut di gunakan uji t-statistik dengan derajat kepercayaan 95 persan dengan a = 5 persen. Hasil yang diperoleh yaitu : 1) Tidak ada hubungan antara variabel Rasio Murid-Guru dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. 2) Tidak ada hubungan antara Pendidikan Guru dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. 3) Ada hubungan antara variabel Rasio Guru-Sekolah dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. 4) Ada hubungan antara Dana Pendidikan dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. 5) Ada hubungan antara variabel rasio kelas layak dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. Hal ini juga didukung dengan Uji paired sample yang menunjukan bahwa 1) Ada beda rata-rata antara variabel Rasio Guru-Sekolah, Dana Pendidikan, dan variabel rasio Kelas Layak terhadap Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar. 2) Tidak ada hubungan antara variabel Rasio Murid-Guru, dan Pendidikan Guru dengan Jumlah Kelulusan Siswa Sekolah Dasar sebelum dan setelah adanya program pembinaan desa di Kabupaten Sarmi
This research aims to (1) evaluate the village supervision program, particularly elementary school supervision in terms of student-teacher ratio, teacher-school ratio, educational fund, teacher training, feasible class, and total number of graduated students; (2) measure the relatedness between total graduated students and variables of student-teacher ratio, teacher-school ratio, education fund, teacher training, and feasible class. Data used in this research involved secondary data from 2005 to 2009 taken from the Elementary and Secondary Education Office, the Central Statistical Bureau (BPS) and the Provincial Planning and Development Board (BAPPEDA) of Sarmi regency and primary data gathered through direct interviews with those related to this research, i.e. the headmasters of 22 elementary schools as the samples of this research. This research utilized 1) the Likert Scale to identify/measure attitudes, opinions or a group of people toward social phenomenon through Validity and Reliability tests; then, the data were analyzed using Descriptive analysis and Multiple Regression test to identify whether there was the effect of independent variables involving teacher-student ratio, teacher-school ratio, educational fund, teacher training, and feasible class, with dependent variables consisting of total number of graduated elementary school students; 2) the significance test to identify whether there was change in the teacher-student ratio, teacher-school ratio, educational fund, teacher training, feasible class, and total number of graduated elementary school students before and after the village supervision program; and to identify the success of such a program, the t-statistical test with confidence level of 95% and a=5% was exploited. The results showed that 1) no relationship was found between variable student-teacher ratio and total number of graduated elementary school students; 2) no relationship was found between teacher training, and total number of graduated elementary school students; 3) a relationship was found between variable teacher-school ratio and total number of graduated elementary school students; 4) a relationship was found between variable educational fund and total number of graduated elementary school students; 5) a relationship was found between variable feasible class ratio and total number of graduated elementary school students. This was supported by tpaired test on samples showing that 1) there was significant difference between variables teacher-school, educational fund, and feasible class with total number of graduated elementary school students; 2) no relationship was found between variables student-teacher and teacher training with total number of graduated elementary school students before and after the implementation of village supervision program in Sarmi regency
Kata Kunci : Pembinaan sekolah dasar,Provinsi Papua