Kesaksian notaris yang berhubungan dengan rahasia jabatan notaris di depan Pengadilan Negeri Padang
AZWAR, Tricia, Dr. Sutanto, S.H., M.S
2009 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian mengenai suatu tinjauan tentang kesaksian Notaris yang berhubungan dengan rahasia jabatan Notaris di depan Pengadilan Negeri Padang bertujuan untuk mengetahui peran seorang Notaris sebagai saksi dalam peradilan di Pengadilan Negeri Padang bila dikaitkan dengan sumpah jabatan Notaris dan proses pemanggilan Notaris tersebut sebagai saksi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yuridis empiris yang berupa proses pemanggilan seorang Notaris, peranan Notaris tersebut sebagai saksi dan sanksi hukum yang akan diberikan kepada Notaris dikaitkan dengan kaidah – kaidah hukum serta dilengkapi dengan penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan tekhnik komunikasi langsung dengan alat berupa pedoman wawancara. Wawancara yang digunakan bersifat tak berstruktur yaitu bahwa seluruh wawancara tidak hanya berdasarkan kepada pertanyaan yang sudah disediakan sebelumnya, tetapi apabila dimungkinkan pertanyaan akan berkembang sesuai jawaban orang diwawancarai. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan disajikan secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peranan Notaris sebagai saksi pada proses peradilan serta kaitannya dengan sumpah jabatan Notaris terkait pula dengan sumpah jabatan itu sendiri. Di satu sisi, dengan adanya sumpah jabatan Notaris yang di dalamnya terkandung rahasia jabatan Notaris untuk tidak memberi keterangan apapun tentang akta, termasuk berperan sebagai saksi dalam proses peradilan. Di sisi lain pada kenyataannnya ketentuan rahasia jabatan Notaris dan hak ingkar ini diterobos dengan adanya kepentingan negara yang lebih tinggi, besar serta adanya ketentuan eksepsional sehingga Notaris dapat berperan sebagai saksi pada proses peradilan. Hal lain yang dihasilkan dalam penelitian adalah di dalam praktek tidak berjalannya Pasal 66 UUJN sesuai dengan isi Pasal tersebut. disebabkan berpegangnya pihak Hakim, Jaksa dan Notaris pada pedoman jabatan dan profesinya masing-masing.
The research aims at identifying the role of notary as a witness in judicial administration in State Court of Padang concerning the notary profession oath and the process of notary summons as the witness as well as identifying legal sanction imposed upon notary when he resign. The research belongs to empiric juridical research which contains notary summons as witness. Meanwhile the legal sanction imposed upon Notary is concerned with legal principles and supported by library study. The research adopts direct communication technique by means of interview guidance. The interview employed is unstructured interview based on interview guidance which contains only the outline of the question in general. Data analysis is conducted qualitatively and presented deskritifly. The research concludes that the notary’s role as witness in judicial administration concerning the notary profession oath is closely connected with the oath itslef. On one hand, notary profession oath comprises the confidentiality of notary position not to give any information dealing with certifficates, and not to become a witness in a judical administration . On the other hand, the confidentialty of notary position and rights of refusal are violated by the higher and bigger interest of the state, as well as the exceptional stipulation which enable the notary to become a witness in judicial administration. The research also concludes that the implementation of Clause 66 of The act on the position of Notary (UUJN) should be improved due to the preference of the judges, attorneys and notaries on the guidance of their position and profession.
Kata Kunci : Kesaksian,Rahasia jabatan notaris,Hak ingkar, Witness, Confidentiality of Notary Position, Rights of Refusal