Technology acceptance model pada penggunaan instant messaging di perkantoran
PARSAORAN, Manimbul Judi, Jogiyanto Hartono, Prof., Dr. ,MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPerkembangan teknologi Instant Messaging (IM) begitu pesat dan sudah memasuki dunia kerja di perkantoran. Teknologi IM digunakan sebagai alat yang ampuh untuk berkomunikasi dan berkolaborasi antara sesama pegawai untuk mendiskusikan masalah-masalah pekerjaan sehingga teknologi IM menjadi alat untuk meningkatkan kinerja. Teknologi IM juga sudah memasuki dunia kerja para pegawai di PT. Indosat, Tbk, Group National Corporate Sales yang menjual layanan telekomunikasi kepada pelanggan korporat. Penelitian yang penulis lakukan untuk melihat bagaimana persepsi para pegawai, yang dibedakan menjadi karyawan biasa (staff) dan manager yang menjadi atasan dalam menerima dan merespon teknologi IM ini dalam dunia kerjanya. Bagaimana persepsi para pegawai tentang kemudahan penggunaan, manfaat, dan minat menggunakan teknologi IM akan diteliti. Penelitian juga akan melibatkan aspek bagaimana pengaruh lingkungan kerja sekitar pegawai dalam mempengaruhi pegawai menggunakan teknologi IM. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kemudahan penggunaan teknologi IM menjadi variabel utama, baik bagi karyawan biasa maupun manager. Pada sisi lain, karyawan akan melihat faktor manfaat sebagai pertimbangan untuk menggunakan teknologi IM. Hal yang berbeda dirasakan oleh manager dimana manfaat bukan merupakan hal yang signifikan yang mempengaruhi penggunaan teknologi IM. Pengaruh lingkungan kerja memberikan efek yang negatif dimana penggunaan teknologi IM akan meningkat jika pengaruh lingkungan kerja menurun.
Instant Messaging (IM) technology has rapidly grow and has entered the world of work in offices. IM technology is used as a powerful tool for communication and collaboration among fellow employees to discuss workrelated issues. IM technology becomes a tool to improve performance. IM technology has also entered PT. Indosat, Tbk, National Corporate Sales Group that sells telecom services to corporate customers. The authors do research to see how the perceptions of employees, who are divided into regular employees (staff) and the manager who became boss in accepting and responding to this IM technology in the office. How do the perceptions of employees about the ease of use, usefulness, and intention to use IM technology will be examined. The study will also involve aspects of how the work environment influences in using IM technology. Research carried out by using the Technology Acceptance Model (TAM). From the research, it was found that the perceived ease of use of IM technology becomes the main variable, both for regular employees and managers. Regular employees would see benefits as a consideration factor to use IM technology. On the other hand, the benefit of IM technology is not a significant factor that affects the use of IM technologies by managers. The influence of work environment provides a negative effect which the use of IM technology will increase if the work environment influence declined.
Kata Kunci : Technology Acceptance Model, TAM, Model Penerimaan Teknologi, Instant Messaging, produktifitas, pegawai, kantor, productivity, employee, office, workplace