The strategic sweet spot :: Positioning Pasaraya Prima Tekstil in Jogja retail textil market
MAHADEV, Danani Vidya Narayani, Hani Handoko, Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenKita hidup pada era pertumbuhan ekonomi yang berkembang pesat. Teknologi tinggi, perubahan selera konsumen, perubahan peraturan, globalisasi, dan pesaing baru, adalah beberapa kekuatan di industri yang mampu mendorong organisasi-organisasi menuju perubahan yang belum pernah dialami sebelumnya. Supaya bisa bertahan dalam kondisi pasar ini, perusahaan harus terus-menerus merumuskan strategi perencanaan yang efekfif utuk membedakan mereka dengan para pesaing. Tapi apa yang terjadi jika pesaing itu sendiri meniru strategi khusus yang digunakan oleh perusahaan? Ini akan menghasilkan sebuah perkumpulan yang sejenis dan membuat kesulitan-kesulitan untuk perusahaan tersebut dalam menjadi pemain utama di industri. Struktur industri itu sendiri akan cenderung menyimpang pada efek kejenuhan yang disebabkan karena replikasi. Pada situasi ini,untuk membantu perusahan agar terus berkembang dan terus bertahan, harus dilakukan identifikasi untuk untuk meraih keuntungan setinggi mungkin dari sebuah kesempatan selama proses pengorganisasian untuk mencapai kecakapan. Sebuah keadaan yang akan membawa perusahaan pada zona aman dalam sebuah perdagangan yang disebut strategic sweet spot, titik dimana perusahaan dapat mencukupi permintaan pelanggan dengan cara yang jauh berbeda dari para pesaingnya dalam tujuan untuk meraih kesuksesan di industri tersebut. .Sebuah kemungkinan yang hanya bisa terjadi jika perusahaan mempunyai pendapatan/keuntungan yang dapat menopang perusahaan itu dalam menghadapi persaingan perdagangan tinggi.
We live in a time of accelerating change in the business landscape. Technological advances, shifts in customer preferences, regulatory changes, globalization, new competitors – these and other complex forces are buffeting organizations like never before. To survive and thrive under these conditions, companies must constantly formulate effective strategies – their plans for differentiating themselves from competitors. But what happens when the competitors themselves replicate the strategies used by a particular firm? This will result in a homogenous playing field, rendering difficulties in staying ahead. The structure of the industry itself will tend to be distorted due the saturation effect caused by replication. In such a situation, to help a company grow and stay ahead of rivals, it must be able to identify and seize advantage of profitable new opportunities through the process of organizational learning and achieve a state of ambidexterity. Such a state will allow a company to attain a comfort zone in the market called the “strategic sweet spotâ€; a spot where the firm meets its customers’ needs in a way that rivals cannot, reaching an ultimate outcome of winning the market share. The attainment is possible only when the firm has gained a sustainable competitive advantage in its market.
Kata Kunci : Replikasi,Berusaha,Proses pembelajaran,Strategic sweet spot,Daya saing perusahaansaturation, replication, learning, ambidexterity, strategic sweet spot, sustainable competitive advantage