Pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan
TRISTIANTO, Arvian, Eduardus Tandelilin, Prof., Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPerkembangan dunia industri dan kondisi perekonomian yang tidak stabil mendorong pelaku industri untuk dapat meningkatkan kompetensi serta kinerja perusahaan secara keseluruhan. Hal ini mutlak diperlukan untuk dapat bersaing dengan kompetitor yang semakin berkembang dan tumbuh dengan pesat. Keadaan ini perlu disikapi dengan melakukan perbaikan terhadap pengelolaan organisasi perusahaan serta menjalin hubungan yang baik dengan stakeholder. Penerapan corporate governance diharapkan mampu menjadi landasan bagi pengelolaan industri di Indonesia yang akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dengan dasar itulah penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah implementasi corporate governance akan berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan ialah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2005, 2006 serta 2007. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah dengan metode purposive sampling. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar dan signifikan pengaruh implementasi corporate governance terhadap kinerja perusahaan. Implementasi corporate governance akan diukur dengan melihat ukuran anggota dewan komisaris, proporsi komisaris independen, auditor oleh KAP Big- 4, kepemilikan manajerial serta kepeilikan institusional. Kinerja perusahaan akan dinilai berdasarkan indikator yang terdapat pada Keputusan Menteri BUMN No 100 tahun 2002. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran anggota dewan komisaris, proporsi komisaris independen serta auditor oleh KAP big 4 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Variabel struktur kepemilikan oleh manajerial dan institusional menunjukkan hasil pengaruh yang tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa proporsi kepemilikan manajerial dan institusional tidak akan mempengaruhi penilaian kinerja perusahaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak semua variabel yang digunakan untuk mengukur implementasi corporate governance berpengaruh terhadap kinerja.
The development of industrial world and unstable economic condition has pushed industry players to improve their competency and company performance as a whole. This is a must in order to compete with competitors who are developing and growing fastly. This condition must be well taken case by performing improvements on company management and also monitoring good relationship with stakeholder. The implementation of corporate governance is hope to be able to serve as a foundation of industrial management in Indonesia which give positive impact towards company performanceas a whole. Based on that, this research is conducted to test if the implementation of corporate governance will have positive impact to firm performance. In this research, the samples used the manufacturing companies listed in the indonesian stock exchange from 2005 to 2007. Sampling ethods in this research is purposive sampling method. The analysis tool is linear regresion to find out how significantly is the effect of corporate governance to firm performance. Implementation of corporate governance is measured by board of director size, independence board, KAP Big 4 and ownership structure. Firm performance will be measured by BUMN Ministry Regulation No 100/2002. The result of thir research show that the number of board comisioner, independence board and KAP Big 4 has positively significant to firm performance. Structural ownership by managerial and institusional is unsignificant to the firm performance. Thus is can be concluded that not all variables used to measured corporate goverance affect firm performance.
Kata Kunci : Corporate governance,Kinerja perusahaan,Ukuran dewan komisaris independen,corporate governance, firm perforance, size of board comisioner, independent comisioner, KAP Big 4, Managerial ownership, institutional ownership