Pengaruh stock split terhadap abnormal return dan analisa sinyalisasi positif stock split di Bursa Efek Indonesia
DEWI, Luciana Eka, Sukmawati Sukamulja, Prof., Dr
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenStock split pada dasarnya merupakan pemecahan harga saham seiring dengan penambahan jumlah saham secara proporsional, sehingga hal ini seharusnya tidak mempengaruhi struktur modal emiten. Namun terdapat beberapa argumen dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa stock split tidak hanya sekedar penyesuaian nilai par, melainkan terdapat beberapa motivasi emiten melakukan stock split, antara lain likuiditas, sinyalisasi positif dan mencari perhatian. Penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahi apakah stock split yang dilakukan oleh emiten-emiten yang melakukan stock split di Bursa Efek Indonesia mempunyai kandungan informasi yang berpengaruh terhdap abnormal return dan apakah stock split tersebut merupakan sinyalisasi positif atas kinerja emiten di masa mendatang. Penelitian dilakukan terhadap emiten yang melakukan stock split di tahun 2004 sampai dengan 2007. Penelitian dilakukan dengan menggunakan studi peritiwa dengan alat bantu uji statistik komparatif yang digunakan adalah program Statistical Product and Service Solution (SPSS) ver. 15.0 for windows. Hasil dari penelitian ini, tidak terdapat abnormal return yang signifikan di sekitar tanggal pengumuman stock split dan tidak terdapat perbedaan signifikan antara dividen tunai yang dibagikan antara sebelum dan sesudah emiten melakukan stock split, sehingga stock split yang dilakukan di Indonesia tidak mencerminkan sinyalisasi positif kinerja emiten di masa mendatang.
Stoack split is the issuance by a corporation of shares of common stock in proportion to the existing shares, actually it doesnt change capital structure of company. But there are some argument that exhibit stock split is not only about adjustment of par value, but there are some motivation that lead company to do stock split, which is liquidity, management positive signaling, and starved for attention. This research was conducted in aim to know the influence of stock split announcement in Indonesia Stock Exchange by analizing abnormal return that was produced, and to know whether stock split is management positive signaling of future performance of the company. This reseach was conducted to company which was stock split in 2004 – 2007. The method of this research is using event study method. Statistical Product and Service Solution (SPSS) program ver 15.0 for windows was used as the instrument of comparative statistical test. Using comparative statistical test, this reseach found that abnormal retun during the execution of announcement of stock split is not significant. There is also no signficant diferent between cash dividend before and after stock split.
Kata Kunci : Stock split,Abnormal return,Studi peristiwa,Dividen tunai,Sinyalisasi positif, Stock split, abnormal return, event study, cash dividend, postive signaling