Laporkan Masalah

Penilaian keefektifan cabang di luar negeri Bank BNI

RAHAYU, Nita, Hani Handoko, Dr., MBA

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau yang biasa disebut Bank BNI memiliki kegiatan usaha perbankan sebagaimana dimaksud dalam Angaran Dasar BNI. Selain memiliki cabang di dalam negeri, BNI juga memiliki cabang di luar negeri. Kantor-kantor cabang BNI di luar negeri merupakan perpanjangan dari layanan domestik kepada nasabah sehingga keberadaannya memungkinkan BNI untuk menyediakan layanan yang terpadu dan komprehensif bagi para nasabahnya dan menjadi salah satu kontributor yang berarti dalam perolehan laba BNI. Seberapa jauh Kantor Cabang Luar Negeri dapat menjalankan perannya, perlu dilihat keefektifannya. Penilaian keefektifan kemudian dilakukan dengan melakukan penilaian dari perspektif finansial dan non finansial. Perspektif finansial menggunakan rasio-rasio Return on Average Assets (ROAA), Net Interest Margin (NIM), Average Yield on Interest Earning Assets, Average Yield on Interest Bearing Liabilities, dan Cost Income Ratio (CIR). Masing-masing rasio dinilai dalam periode penilaian selama 7 tahun dari tahun 2002 sampai dengan 2008. Hasil dari pendekatan ini memperlihatkan bahwa hanya cabang Singapore dan Hong Kong merupakan cabang yang efektif. Perspektif non finansial membahas dari perspektif Competing Value dan Pemanfaatan Jaringan Cabang LN. Competing Value membahas mengenai pencapaian-pencapaian hasil maupun proses-proses kerja cabang LN secara umum yang tidak secara spesifik dinyatakan dalam angka. Hasil penilaian diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh cabang LN. Hasil pendekatan ini memperlihatkan bahwa Cabang Singapore dan London yang terlihat efektif. Penelitian dari Pemanfaatan Jaringan Cabang LN membahas mengenai seberapa besar Kantor Cabang Luar Negeri dapat menyerap transaksi Remittance dan Trade yang disalurkan dari BNI dalam negeri dan seberapa besar Kantor Cabang Luar Negeri dapat menyalurkan transaksi Remittance dan Trade dari negara dimana mereka berada ke BNI dalam negeri. Penelitian ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan jaringan BNI LN belum maksimal digunakan. Untuk transaksi remittance, Cabang Hong Kong dan Singapore bisa dikatakan sudah efektif sebagai “kepanjangan tangan” BNI di LN, sedangkan untuk penyaluran transaksi L/C pemanfaatan jaringan Cabang LN belum efektif. Dari kedua perpektif pendekatan penilaian keefektifan finansial dan non finansial disimpulkan bahwa Cabang Singapore yang sudah efektif.

PT Bank Negara Indonesia which is often named as Bank BNI has various activity in Banking sector. The Bank has many branches not only in domestic region but also existing in overseas. These overseas branches is extension of the domestic services for the customers make BNI enabling to provide integrated & comprehensive services. They are also contributing for BNI Net Income. It can be reviewed, how far these branches operating the bank effectively. Effectiveness review is made by determining measurement both from financial perspective and non financial perspective. Financial perspective cover the utilization of the ratios i.e. Return on Average Assets (ROAA), Net Interest Margin (NIM), Average Yield on Interest Earning Assets, Average Yield on Interest Bearing Liabilities and Cost Income Ratio (CIR). Each ratio is determined for 7 years of the period from 2002 to 2008. The result of this approach shows that only Singapore branch and Hong Kong branch are the effective branches. Non Financial perspective focus on Competing Value and Network Utilization of overseas Branches with detail as follow : ‐ Competing Value emphasis generally on both Result Achievement and Working Process of Overseas Branches . Because of measurement doesn’t rely on numeric basis, so the questionare method is very critical. Data questionare is fulfilled by them. The output of this approach indicates that Singapore branch and London branch are effective branches ‐ The study for Network Utilization focus on capacity of overseas branches on absorbing Remittance transaction and Trade coming from domestic branches to be distributed by overseas branches and how far overseas branches distributing Remittance transaction & Trade from original country to Domestic branches. The output of this study indicates that Network Utilization still doesn’t at maximum level. For Remittance transaction show that Hong Kong branch and Singapore branch are effective acting as ‘extension of domestic BNI’, and the other hand, for utilization of Letter of Credit transaction most of the branches are not effective enough. The final conclusion based on those two measurement indicates that Singapore branch are quite effective.

Kata Kunci : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,Kantor cabang luar negeri,Penilaian keefektifan, Effectiveness measurement, Overseas Branches


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.