Laporkan Masalah

Analisis kinerja market timing dan stock selection reksa dana saham Indonesia periode 2003-2007

PRASASTINI, Puri, Sukmawati Sukamulja, Prof., Dr

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja kegiatan reksadana saham di Indonesia periode 2003-2007 dengan melihat analisis market timing dan stock selection yang dilakukan. Pengukuran kinerja dilakukan dengan metode pengukuran tingkat pengembalian (investment return measures) maupun metode pengukuran dengan penyesuaian resiko (risk adjusted measures), dan dilengkapi dengan analisis dengan menggunakan Henriksson-Merton (1981) dan Treynor- Mazuy (1966). Penelitian ini menggunakan data bulanan reksadana Saham di Indonesia yang aktif selama periode 2003–2007. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa investasi pada produk reksadana saham tetap dikatakan masih menawarkan keuntungan yang menarik bagi para investor, karena bila dilihat tren dari IHSG sebagai patokan reksadana saham memiliki tren kenaikan, selain itu investasi pada produk reksadana terjangkau bagi para investor yang memiliki modal terbatas. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode pengukuran tingkat pengembalian (investment return measures) maupun pengukuran dengan penyesuaian resiko (risk adjusted measure), maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa lebih dari 85% reksadana saham (12 reksadana saham dari 14 reksadana saham yang diteliti) di Indonesia selama periode 2003-2007 masih memberikan return yang diatas risk free investment dan return pasar. Sedangkan reksadana saham lainnya walaupu memberikan return dibawah return pasar tetapi masih memiliki return diatas risk free investment. Pada penelitian yang dilakukan untuk mengetahui adanya stock selection ability dan market timing ability dengan menggunakan model Treynor-Mazuy, sebagian manajer investasi memiliki kemampunan dalam market timing walaupun tidak meyakinkan secara statistik. Selain itu terdapat 2 manajemen investasi yang secara meyakinkan secara statistik memiliki kemampuan market timing dengan nilai probabilitas t-statistik yang signifikan pada nilai α = 5%. Sama halnya model Henriksson-Merton, model ini juga memperlihatkan kinerja market timing dan stock selection manajer investasi yang ditunjukkan dengan koefisien β2, dalam perhitungan memperlihatkan bahwa reksadana yang dikelola kelompok manajemen investasi mempunyai kemampuan market timing belum tentu memiliki kemampuan dalam hal stock selection. Demikian juga sebaliknya, tetapi ada satu manajer investasi yang memiliki kemampuan market timing dan stock selection.

This study aims to analyze the performance of Equity Mutual Funds in Indonesia period 2003-2007 by observing their market timing and stock selection abilities. We apply performance measures with investment return measures method and risk-adjusted measures method and completed with Henriksson-Merton (1981) and Treynor-Mazuy (1966) analyzing method. This research used the monthly data during the period of 2003-2007 of Equity Mutual Funds that continuously active during the period of research in Indonesia. We conclude that investing in Equity Mutual Fund still give an interesting benefit for the investor that can be seen from the trend of market index (IHSG) as a benchmark have an increasing trend and investing in equity mutual fund affordable for investor who had capital limitation. From the performance measures using investment return and risk adjusted measures method, we conclude that over 85% equity mutual fund (12 from 14 equity mutual fund) in Indonesia during period 2003-2007 still gave return above the risk free investment and market return. Other equity mutual fund gave return bellow market return but still have return above the risk free investment. In market timing and stock selection ability research using Treynor-Mazzuy, there are investment management that have ability in market timing but not statistically significant and there are 2 investment management who statistically significant market timing ability with α = 5%. Henrikkson-Merton model also use to see the performance of market timing and stock selection of investment management that shown by coefficient β2, the research shown that equity mutual fund that managed by investment management group that have market timing ability, don’t have also ability in stock selection. But there is one investment management that’s own both market timing and stock selection ability.

Kata Kunci : Stock selection,Market timing,Reksadana saham,Investment return measures,Risk,adjusted measures


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.