Laporkan Masalah

Evaluasi portofolio dana pensiun benefit 2000

RAHMAN, Faisal, Sukmawati Sukamulja; Prof., Dr

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Portofolio adalah investasi dalam berbagai instrumen keuangan yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek dan Pasar Uang dengan tujuan menyebarkan sumber perolehan return dan kemungkinan risiko. Salah satu investor adalah Dana Pensiun. Manajemen Dana Pensiun harus membuat analisis investasi untuk membentuk portofolio yang optimal. Portofolio ini dimaksudkan untuk menentukan komposisi investasi yang optimal untuk memperoleh tingkat keutungan yang tinggi pada kemungkinan tingkat risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi investasi yang telah dilakukan oleh Dana Pensiun Benefit 2000 saat ini, apakah telah optimal dan membentuk alokasi dana yang diinvestasikan secara optimal. Untuk membentuk portofolio yang optimal adalah dengan menggunakan Markowitz Mean-Variance Model sedangkan perhitungannya dilakukan dengan menggunakan progam Modern Investment Theory oleh Robert A. Haugen. Objek instrumen investasi dalam penelitian ini adalah deposito, saham, reksa dana dan obligasi pada periode 2003-2007 dan data yang digunakan adalah suku bunga deposito, Indeks LQ45, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana dan harga obligasi. Data tersebut digunakan untuk menghitung tingkat keuntungan yang diharapkan setiap tahunnya dengan cara menjumlahkan return bulanan pada awal periode dan tingkat risiko pada masing-masing instrumen. Dari hasil tersebut, diperoleh korelasi antar instrumen yang membentuk portofolio dan 10 set portofolio yang efisien. Setelah itu, membandingkan portofolio yang dibentuk oleh Dana Pensiun Benefit 2000 dengan portofolio yang dibentuk oleh penulis. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investasi pada saham dan obligasi memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi daripada deposito dan reksa dana. Expected return masing-masing instrumen adalah deposito sebesar 7,26%, reksa dana sebesar 9,88%, saham sebesar 43,24% dan obligasi sebesar 11,29% dengan risiko masing-masing instrumen adalah deposito sebesar 1,56%, reksa dana sebesar 6,35%, saham sebesar 17,79% dan obligasi sebesar 2,30%. Portofolio yang dibentuk dari instrumen saham dan obligasi adalah sebagai pembentuk portofolio yang optimal karena korelasi antar instrumen tersebut adalah negatif. Penelitian ini mengusulkan komposisi terbagi menjadi dua yaitu 12% untuk investasi jangka pendek dan 88% untuk investasi jangka panjang. Investasi jangka panjang ini terdiri dari investasi dalam bentuk saham dan obligasi yang masing-masing komposisinya sebesar 13,76% dan 86,24% dari total investasi sehingga diperoleh expected return sebesar 14,68%. Obligasi adalah instrumen investasi yang paling sesuai untuk Dana Pensiun karena risikonya relatif kecil dibandingkan dengan saham serta pemilihan jangka waktu obligasi dapat disesuaikan dengan kewajiban Dana Pensiun kepada peserta. Dari hasil penilitian ini dapat disimpulkan bahwa portofolio yang dibentuk oleh Dana Pensiun Benefit 2000 belum optimal karena komposisi investasi pada deposito adalah paling besar yaitu sebesar 41,90% dan rata-rata return yang diperoleh Dana Pensiun sebesar 12,02%.

Portfolio is an investment in many financial instrument that can be traded in stock exchange and money market to minimize the risk and reach maximal return. One of the investor in portfolio is Pension Fund and the management of pension fund must prepare an investment analysis to get an optimal portfolio. This portfolio purpose to determine the optimal investment composition in order to obtain high return. The aim of this research is to evaluate an investment that planned by Pension Fund Benefit 2000 whether it's already optimal and the allocation of fund was invested optimally. To get an optimal portfolio, we can use Markowitz Mean-Variance Model and Modern Investment Theory Program by Robert A. Haugen for the calculation. The investment instruments in this research are depository, stock, mutual fund and bond for period 2003 – 2007. The data that used in this research are depository interest rate, mutual fund net assets value and bond price to calculate the expected return every year. From the analysis, there are corelation between instrument in portfolio and resulted 10 portfolio that efficient whereas this result is to compare Pension Fund portfolio Benefit 2000 with writer's portfolio. This research found that investment in stock and bond give higher return than depository and mutual fund. Expected return for each instrument are depository 7,26%, mutual fund 9,88%, stock 43,24% and bond 11,29% with the risk for depository 1,56%, mutual fund 6,35%, stock 17,79% and bond 2,302%. The instruments from stock and bond showed an optimal portfolio because the corelation both are negative. This research suggest the composition into 12% of short term investment and 88% of long term investment. Long term invenstment can be determined into stocks and obligation which compositions is 13,76% and 86.24% from total investment therefor the return will be 14.68%. Obligation is investment instrument that suited the most for Pension Fund because of the relativitive of small risk compare to stock and the availabity of period term is more flexible to be adjusted with Pension Fund participants. From this research can be concluded that pension fund benefit 2000 portfolio haven't optimal because the highest composition for investment come from depository (41,90%) with the average return 12,02%.

Kata Kunci : Tingkat keuntungan investasi,Risiko investasi,investment return-investment risk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.