Analisis pengambilan keputusan konsumen pada produk susu bubuk balita pasca isu kandungan melamin
JATIWALUYO, Eddy, B.M. Purwanto, Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPertumbuhan dan perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh pemberian gizi yang terbaik dan cukup dari orang tuanya, dan salah satu asupan gizi yang diberikan adalah susu bubuk balita. Namun pada bulan September 2008, banyak orang tua yang khawatir terhadap kandungan yang ada di dalam susu bubuk balita. Hal ini dikarenakan adanya isu mengenai kandungan melamin yang terdapat di dalam susu bubuk balita. Melamin dalam susu akan mengakibatkan timbulnya batu pada ginjal yang akan mengganggu fungsi ginjal. Hal ini menjadi sebuah permasalahan bagi orang tua yang mempunyai peranan dalam mengambil keputusan pembelian terhadap produk susu bubuk balita. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kesadaran konsumen terhadap isu kandungan melamin pada susu bubuk balita, (2) mengetahui respon konsumen terhadap isu kandungan melamin pada susu bubuk balita, dan (3) mengetahui pengaruh isu kandungan melamin terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan content analysis dengan pendekatan directed content analysis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa responden menyadari adanya isu kandungan melamin dengan berbagai informasi yang didapatkan, antara lain melamin merupakan zat berbahaya bagi tubuh, produk-produk berasal dari negara China, fungsi melamin untuk meningkatkan kadar protein susu, hingga isu mengenai impor bahan baku produk susu bubuk balita dari negara China oleh beberapa produsen di Indonesia. Responden merespon isu kandungan melamin dengan beragam, seperti tidak melakukan usaha apapun, mencari informasi dari beberapa sumber secara lebih lengkap, menggunakan isu kesehatan menjadi salah satu kriteria evaluasi dalam memilih produk susu balita, mengevaluasi merek produk susu bubuk balita yang digunakan sebelumnya, membandingkan beberapa alternatif, hingga melakukan pergantian merek. Responden yang tidak terpengaruh akan tetap melakukan pembelian seperti biasanya dengan membeli merek yang telah digunakan sebelumnya tanpa melakukan evaluasi (nominal decision making). Sebaliknya, responden yang terpengaruh akan menyadari resiko yang bisa ditimbulkan sehingga meningkatkan keterlibatan dan akan melakukan usaha untuk mengevaluasi merek maka responden dipaksa untuk melakukan pengambilan keputusan yang lebih lengkap (extended decision making).
Children’s growth and enlarge is influenced by the best and adequate nutrition supply from their parents, and one of them is Baby Milk Powder. On the other hand, in September 2008, numerous parents become concerned about baby milk powder contents that will affect their children’s health because of melamine contamination issue. Melamine in the milk can disturb kidney’s function because it will emerge the kidney’s stone. This situation has made a problem for parents as a decision maker and purchaser of baby milk powder. This research was aimed to: 1) recognize consumer’s awareness toward melamine contamination issue in baby milk powder, 2) recognize consumer’s response toward melamine contamination issue in baby milk powder, and 3) recognize the effect melamine contamination issue toward consumer decision making. Content analysis with directed content analysis approach was used as data analysis in this research. Based on research result, melamine is danger’s substance for human body; products comes from China; the melamine’s aim is to increase milk protein content; and even issue about the Indonesian company import of the baby milk powder’s ingredient from China were respondent awareness about melamine issue from numerous information that they get. Respondent response melamine issue with various actions, such as didn’t do any act, search complete information through some sources, use healthy issue as one of the evaluation criteria in choosing baby milk product, evaluate baby milk powder brand that they have used, compare various alternative, and even brand exchange. Not influenced respondent will purchase brand that they have usually used devoid of make brand evaluation (nominal decision making). On the contrary, influenced respondent will aware about melamine risk, so they enhance their involvement and effort on brand evaluation, so that respondent will be forced to formulate complete decision making (extended decision making).
Kata Kunci : Pengambilan keputusan konsumen,Susu bubuk balita,Isu kandungan melamin,Content analysis,Consumer Decision Making,Baby Milk Powder,Melamine Contamination Issue,Content Analysis