Analisis perbandingan kinerja reksadana campuran syariah dengan reksadana campuran konvensional menggunakan indeks Sharpe Treynor dan Jensen
WARDANI, Esti, Marwan Asri S.W, Prof., Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja reksa dana campuran syariah dengan reksa dana campuran konvensional yang mempunyai historis kinerja penuh selama dua periode tahun 2007 dan tahun 2008. Metode yang digunakan dengan uji indeks Sharpe, Treynor dan Jensen. Sharpe mengukur besarnya penambahan hasil investasi yang diperoleh risk premium untuk tiap risiko yang diambil. Treynor menggunakan beta yang merupakan faktor risiko fluktuatif (unsystematic risk) terhadap risiko pasar sebagai faktor pembagi atau sebagai tingkat risiko untuk setiap unit yangn diambil. Metode Jensen atau yang disebut juga differential return menggunakan faktor Beta dan Deviasi Standar dalam mengukur kinerja investasi suatu portofolio didasarkan atas pengembangan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Dari hasil uji indeks pada tahun 2007 secara keseluruhan kinerja reksa dana campuran konvensional menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan reksa dana campuran syariah. Pada tahun 2008 secara keseluruhan kinerja reksa dana campuran syariah menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan kinerja reksa dana campuran konvensional. Namun pada tahun 2008 ini pada saat terjadi keterpurukan industri pasar modal akibat krisis global hanya terdapat dua perusahaan reksa dana campuran syariah yang memiliki historis kinerja penuh sehingga faktor pembaginya lebih kecil dibandingkan dengan jumlah reksa dana campuran konvensional yang ada.
This research is intends for analysis of the comparison of mixture of sharia mutual funds syariah with mixture of conventional mutual funds that have full historical of working as long two period in 2007 and in 2008. The method is used with Index tests Sharpe, Treynor and Jensen. Sharpe is measure how big the result of infestation that has been obtained by premium risk for every risk that has been taken. Treynor is using beta that to shape fluctuate risk factor (unsystematic risk) to market risk as divider factor or as level risk that every unit that have been taken. Jensen method or called differential return is using beta factor and Standard Deviation in measuring infestation working in a portfolio be based on Capital Asset Pricing Model (CAPM) development. From the result of index in 2007 the whole mixture of conventional mutual funds working is showing a better working more than mixture of sharia mutual funds. In 2008 the whole mixture of sharia mutual funds working is showing a better working more than mixture of conventional mutual funds working. But in 2008 when the sunk away was happened in the industry of capital market because of crisis global there was only two companies of mixture of sharia mutual funds that have a full working historical so that a divider factor more small than the total mixture of conventional mutual funds that still there.
Kata Kunci : Perbandingan kinerja,Reksa dana campuran,Syariah,Konvensional,Uji indeks,Sharpe,Jensen,Treynor,performance comparison,a mixture of mutual funds,conventional,sharia,index tests,Sharpe,Jensen,Treynor