Laporkan Masalah

Pengaruh fasilitas air bersih dan sanitasi terhadap nilai properti rumah tinggal di kawasan padat pemukiman :: Studi pada Kelurahan Giwangan dan Kelurahan Sorosutan Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta tahun 2009

YANTI, Meri, Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketersediaan fasilitas air bersih dan sanitasi terhadap nilai properti rumah tinggal dan menguji ada tidaknya perbedaan rata-rata nilai properti rumah tinggal di kawasan padat permukiman dengan nilai rumah di kawasan tidak padat permukiman. Di samping itu, penelitian ini bertujuan menganalisis model yang tepat dan sesuai berdasarkan data sampel yang digunakan untuk menggambarkan pola nilai properti rumah tinggal pada wilayah padat permukiman. Variabel-variabel yang diduga mempengaruhi nilai rumah adalah luas tanah, luas bangunan, jarak ke jalan utama, kualitas rumah, fasilitas air bersih, dan sanitasi. Data primer diperoleh dari informasi masyarakat di kawasan padat permukiman dengan metode wawancara dan pengamatan di lapangan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan control area untuk mengetahui pebedaan ratarata antara nilai rumah di kawasan padat (subject) dan tidak padat (control). Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda yang diolah dengan program eviews dan uji beda dua sampel yang independen yang diolah dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara nilai properti rumah tinggal yang berada di kawasan padat permukiman dengan tidak padat permukiman, dengan rata-rata nilai rumah pada kawasan permukiman sebesar Rp226.000.000,00 dan pada kawasan tidak padat permukiman Rp253.000.000,00. Model yang tepat dan sesuai berdasarkan uji MWD untuk menggambarkan pola nilai properti rumah tinggal pada kawasan padat permukiman adalah model linier. Setiap penambahan luas tanah akan menambah nilai rumah, demikian pula halnya dengan setiap penambahan luas bangunan. Jarak rumah yang semakin jauh dari jalan utama akan menurunkan nilai rumah. Rumah dengan kualitas bagus mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah dengan kualitas yang tidak bagus, demikian pula sebaliknya. Rumah dengan ketersediaan fasilitas air bersih dan kondisi sanitasi yang baik mempunyai nilai rumah yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak.

Kata Kunci : Kepadatan permukiman,Nilai properti rumah tinggal,Regresi linier berganda,Uji beda dua rata,rata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.