Laporkan Masalah

Implementasi kebijakan pelayanan kesehatan lanjut usia di Kabupaten Maluku Tengah Propinsi Maluku

CHANIAGO, Wahyu Fatimah, Dr. Ambar Widaningrum, MA

2009 | Tesis | S2 Administrasi Negara

Penyusunan rencana pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 adalah manifestasi konkrit dari kehendak untuk melaksanakan pembangunan nasional berwawasan kesehatan. Pelayanan kesehatan sekarang ini tidak lagi selalu bertumpu pada kegiatan mengobati orang sakit, namun upaya promotif dan preventif mulai dikembangkan dengan asumsi bahwa masyarakat akan terjaga kesehatannya bila dilakukan tindakan-tindakan promotif untuk berperilaku hidup sehat dan tindakan-tindakan pencegahan terhadap penyakit terutama penyakit-penyakit endemik. Perkembangan pelayanan kesehatan yang makin meningkat di Indonesia, menyebabkan angka harapan hidup meningkat yang secara signifikan berdampak terhadap meningkatnya jumlah orang lanjut usia dengan segala kebutuhannya. Untuk itu pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan diantaranya UU Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, UU RI Nomor 13 tahun 1998 tentang kesehatan lanjut usia dan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1114/Menkes/SK/VIII/2005 tentang pedoman pelaksanaan promosi kesehatan di Daerah, yang mengatur tentang hak lanjut usia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan segala aspeknya. Sebagai unit yang menyelenggarakan kebijakan pelayanan kesehatan di daerah, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah Propinsi Maluku dengan Puskesmas yang mnerupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat seharusnya bisa menjabarkan berbagai keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan pelayanan kesehatan lanjut usia khususnya kegiatan promotif dan preventif, sehingga bisa meningkatkan mutu kesehatan dan mutu kehidupan usia lanjut untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaannya. Namun yang terjadi dalam implementasi kebijakan tersebut terkendala dengan 4 faktor yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi yang saling mempengaruhi antara satu dengan yang lain. Dampaknya yaitu bahwa pelayanan kesehatan lanjut usia dalam bidang promotif dan preventif di Kabupaten Maluku Tengah Propinsi Maluku khususnya di kecamatan Amahai dan Kota Masohi masih sangat jauh dari yang diharapkan.

The health development planning to Healthy Indonesia 2010 is a concrete manifestation of a motivation for accomplishing health national development. Health services currently do not only focus on the activity of curing the sick, but promotive and preventive endeavors start to be developed on the assumption that people’s health will be well-maintained if promotive actions are performed to have healthy behavior and preventive actions to diseases, especially endemic diseases. A significant increase of health services generates the increase of life expectancy rate which significantly influences on the number of the elderly along with their needs. Accordingly, government has issued some regulations such as Act Number 23 of 1992 regarding Health, Act Number 13 of 1998 regarding the Elderly Health and Decree of Minister of Health Number 1114/Menkes/SK/VIII/2005 concerning the implementation guide of regional health promotion, regulating the right of the elderly to obtain health services along with all of its aspects. A unit performing the policy of regional health services, Health Agency of Central Maluku Regency of Maluku Province with PUSKESMAS (public health centre) as the spearhead of the public health service should be able to elaborate the decrees issued by the central government to perform the elderly health service, especially promotive and preventive activities in order to improve health quality and life quality of the elderly to reach a happy and productive old age in the family and social life according to his/her existence. Nevertheless, there are 4 (four) obstacles in the implementation of such policy, that is communication, resources, disposition, and structure of bureaucracy that influence each other. As a result, the elderly health services in promotive and preventive actions in Central Maluku Regency of Maluku Province, especially in Amahai Subdistrict and Masohi City do not live up to expectation.

Kata Kunci : Implementasi pelayanan kesehatan, Promotif dan preventif, Lanjut usia, Komunikasi, Sumber daya, Disposisi dan struktur birokrasi, Implementation Of Health Services, Promotive And Preventive, The Elderly, Communication, Resources, Disposition, And Structur


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.