Laporkan Masalah

Sentimen Islamophobia dalam isu keanggotaan Turki di Uni Eropa

ARIF, Muhammad Qobidl ainul, Dr. Nanang Pamuji Mugasejati

2009 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran akan adanya sinyalemen sentimen Islamophobia yang muncul dalam proses negosiasi aksesi Turki ke dalam Uni Eropa, proses kemunculannya, serta faktor-faktor yang memicu kehadiran sentimen Islamophobia dalam isu keanggotaan Turki. Dari penelitian yang dilakukan terhadap wacana yang berkembang di Uni Eropa, baik pada level masyarakat, negara anggota, serta pada level Uni Eropa sendiri, ternyata ditemukan bukti-bukti yang sangat kuat akan adanya sentimen Islamophobia dalam perdebatan seputar penerimaan keanggotaan Turki di Uni Eropa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen Islamophobia tersebut muncul dalam masyarakat Uni Eropa moderen yang sekuler karena dilatarbelakangi oleh tiga kondisi, yakni: berakhirnya perang dingin dan mulai munculnya wacana mengenai “Bahaya Hijau”, meningkatnya ancaman terorisme pasca tragedi 11 September di AS, dan mulai mengemukanya gagasan mengenai pentingnya identitas Uni Eropa disaat Uni Eropa membuka kran perluasan keanggotaan. Selanjutnya secara lebih spesifik dalam permasalahan aksesi Turki, peneliti menemukan empat faktor penting yang memicu timbulnya sentimen Islamophobia di dalam isu aksesi Turki di Uni Eropa. Keempat faktor tersebut adalah: masuknya sentimen keagamaan dalam proses konstruksi identitas Uni Eropa, latar belakang sejarah Turki, hegemoni Kristen dalam kultur Eropa, serta adanya dominasi ideologi demokrasi liberal di Uni Eropa.

This research aims to know the existence of Islamophobia sentiment that emerges during Turkey’s accession negotiation process in the European Union, the process of its emergence and factors triggering the existence of Islamophobia sentiment in Turkey’s membership issue. This research analyses various discourses which developed in European Union on society level, member states and European Union it self and shows strong evidences of the existence of Islamophobia sentiment in the debates about Turkey’s membership. The research finding shows that Islamophobia sentiment emerges from modern-secular European Union society based on three conditions, i.e. the end of Cold War and the emergence of “the Green Peril” discourse, the increasing of terrorism threat in post 11 September tragedy in the US, and the emergence of European Union identity when EU tries to enlarge its membership. More specific in the issue of Turkey’s accession, researcher founds four important factors that trigger the emergence of Islamophobia sentiment in the issue of Turkey’s accession. Those four factors are: the involvement of religious sentiment in the construction of European Union identity, the historical background of Turkey, Christian hegemony in European cultures, and domination of liberal democracy ideology in the European Union.

Kata Kunci : Islamophobia, Uni Eropa, Konstruksi sosial, Identitas, Islamophobia, European Union, Social Construction, Identity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.