Kesenjangan gender dalam program pidra di Kabupaten Ponorogo
SUSANTI, Hapsari Sri, Dr. Ir. Ageng Setiawan Herianto, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (PKP)Penelitian ini mengkaji apakah setelah kegiatan Program PIDRA berperspektif gender pada fase I di Kabupaten Ponorogo masih ditemukan adanya indikasi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan yang menjadi kelompok sasaran program terutama yang terkait dengan aspek akses, kontrol, partisipasi, dan manfaat atas sumberdaya produktif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kesenjangan gender terhadap akses dan kontrol atas sumberdaya produktif dan manfaat, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan terhadap sumberdaya produktif dan manfaat antara laki-laki dan perempuan anggota Kelompok Mandiri (KM) Program PIDRA di Kabupaten Ponorogo; (2) Mengetahui faktor-faktor penyebab kesenjangan gender dalam Program PIDRA di Kabupaten Ponorogo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method dengan penekanan pada metode analisis deskriptif. Sebanyak 60 responden dipilih dari 5 KM (5 KMP 5 KMW) di 5 desa sasaran. Data yang tersegregasi dianalisis menggunakan T-test dan uji regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak terdapat kesenjangan gender yang signifikan pada masing-masing aspek yang diteliti. Tingkat pendidikan, penguasaan lahan, dan persepsi anggota KM terhadap peran perempuan dalam keluarga secara signifikan berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan atas akses, kontrol, dan partisipasi. Laki-laki maupun perempuan anggota KM mendapatkan manfaat yang sama dalam Program PIDRA.
This study examined whether, after PIDRA program activity had gender perspective in Phase I in Ponorogo District, there was still indication that gaps between males and females, being program group target, was associated with aspects of access, control, participation, and benefit to productive resources or not. The objectives of study were to (1) understand gender gap on access and control to productive resources and benefit, and participation in decision making of productive resources and benefit between males and females of Self-Help Groups (Kelompok Mandiri) members of PIDRA Program in Ponorogo District; (2) know causal factors of gender gap of PIDRA Program in Ponorogo District. The basic method used in this study was mixed method emphasized on a descriptive analytical method. The total of 60 respondents was selected from five KM of five targeted villages. The segregated data was analyses using T-test and multiple regression method. The results show that there was no significant gender gap on the respective aspects studied. However, the education level, land holding and the member’s perception on the women roles in the family significantly influenced their decision making process on the access, control, and participation. Both male and female beneficiaries have equal benefit from PIDRA Program.
Kata Kunci : Kesenjangan gender,Akses kontrol,Partisipasi,Manfaat,gender gap,access,control,participation,benefit.