Kajian perubahan penutupan lahan tahun 1989-2006 pada kawasan hutan Mangrove Muara Kubu berdasarkan citra Landsat :: Kasus di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat
HENDARTO, Dr. Hartono, DEA., DESS
2009 | Tesis | S2 Pengelolaan LingkunganHutan mangrove Muara Kubu terdapat di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Pada kawasan ini sudah sejak lama dilakukan eksploitasi mangrove berupa pembalakan untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri pulp dan arang. Jenis pohon mangrove yang terdapat dalam kawasan ini adalah Rhizophora apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, Br. Parviflora, dan Xylocarpus granatum. Dari keempat jenis tersebut yang termasuk jenis komersial dan jadi sasaran penebangan adalah genera Rhizophora dan Bruguiera. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) inventarisasi kondisi penutupan lahan hutan mangrove pada tahun 1989-2006 melalui interpretasi visual citra Landsat dengan skala 1 : 50.000; (2) mempelajari sebaran spasial dan zonasi vegetasi mangrove di lokasi kajian; dan (3) mengkaji pola perubahan penutupan lahan hutan mangrove yang terjadi antara tahun 1989 sampai dengan 2006. Metode yang digunakan adalah : (1) analisis visual citra Landsat untuk menentukan kelas penutupan lahan hutan mangrove; (2) survey lapangan dengan metode sample kuadrat untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi mangrove; dan (3) analisis transek horisontal pada peta perubahan penutupan lahan. Penutupan lahan yang paling dominan dari tahun 1989-2006 adalah kelas Rhizophora dengan komposisi jenis penyusun vegetasi yaitu Rhizophopra apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza. Jenis yang mempunyai peranan penting dalam pembentukan vegetasi mangrove adalah Rhizophora apiculata dengan nilai penting tertinggi pada semua tingkat pertumbuhan, yaitu tingkat pancang, tiang, pohon kecil, dan pohon besar. Keanekaragaman jenis pada semua tingkat pertumbuhan sangat rendah, karena sedikitnya jumlah jenis yang terdapat di lokasi penelitian. Daerahdaerah pinggiran lokasi penelitian pada umumnya ditumbuhi oleh Nypa fruticans, sedangkan bagian dalam ditumbuhi oleh Rhizophora apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza. Perubahan penutupan lahan paling besar adalah kelas Lahan Terbuka, pada umumnya berubah menjadi kelas Rhizophora. Kelas Nipah mengalami peningkatan luas terus menerus selama periode 1989-2006. Pola perubahan penutupan lahan yang terdeteksi adalah perubahan dari : Rhizophora menjadi Lahan Terbuka; Rhizophora menjadi Nipah; Lahan Terbuka menjadi Rhizophora; Lahan Terbuka menjadi Nipah; dan Nipah menjadi Lahan Terbuka.
The Muara Kubu Mangrove forest is located in Kubu sub-district, Kubu Raya district, West Kalimantan Province. This forest were harvesting for pulp and charcoal industry needs. The mangrove species that can be found in this area are Rhizopora apiculata, Bruguiera gimnorrhiza, Br. parviflora, and Xyloparcapus granatum. Among of the mangrove genus, which most commercial and target of cutting mangrove are Rhizopora and Bruguiera. The aim of this research are : (1) to inventory of mangrove landcover between 1989 to 2006 with visual interpretation of Landsat imagery on 1:50.000 scale; (2) to study the spatial distribution and mangrove zoning; (3) to examine the pattern of mangrove landcover changes, which occur between 1989-2006. The research method are (1) visual interpretation of Landsat imagery to determine landcover classification of mangrove forest; (2) field survey with square sample to find out the structure and composition of mangrove vegetation. In between 1989 and 2006 should be the result, landcover was dominated by Rhizopora and consist of species Rhizopora apiculata and Bruguiera gimnorrhiza. A species which has main role in mangrove formation is Rhizopora apiculata with significant value in every growth levels are pancang, poles, little trees, and big trees; (3) horizontal transect analysis on maps of landcover change. There are few species found in the research area, so the variety of species is low. Nypa fruticans were growth in periphery research areas, and Rhizopora apiculata and Bruguiera gimnorrhiza were in inside. The largest landcover change is in baresoil class after that become Rhizopora class. Nipah class coverages were increased continuously during 1989-2006. The pattern of landcover changes are, changes from : Rhizophora to baresoil; Rhizophora to nipah; baresoil to Rhizophora; baresoil to nipah; and nipah to baresoil.
Kata Kunci : Perubahan penutupan lahan,Mangrove,Rhizophora ; landcover change, mangrove, Rhizophora