Laporkan Masalah

Analisis pemasaran jagung di Kabupaten Gorontalo

SIGIARTO, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran jagung di Kabupaten Gorontalo, keterkaitan antara harga ditingkat petani dengan pada tiap lembaga pemasaran serta besarnya margin pemasaran, distribusi margin pemasaran dan bagian harga yang diterima oleh petani dan lembaga pemasaran. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis, daerah penelitian ditentukan secara proposif. Terdiri dari 2 pemasaran jagung yaitu pemasaran jagung tua dan pemasaran jagung muda. Jagung tua responden sebanyak 90 petani, 8 pedagang pengumpul tingkat desa, 10 pedagang lokal, 6 pedagang pengumpul tingkat kecamatan, 3 eksportir dan konsumen; pemasaran jagung muda responden sebanyak 45 petani, 3 calo, 4 pedagang lokal dan konsumen. Analisis dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan model analisis regresi berganda. Pemasaran jagung tua melalui 7 pola saluran distribusi yang terbagi dalam 4 golongan yaitu pola terpanjang (pola I), pola panjang (pola II, III dan IV), pola sedang (pola V dan VI) dan pola pendek (polaVII). Pemasaran jagung muda polanya terdiri dari 2 pola distribusi yaitu pola distribusi panjang (pola I) dan pola distribusi pendek (pola II). Jagung tua pola VII dan II dan jagung muda pola II memberikan farmer’s share yang tertinggi. Faktor yang secara signifikan mempengaruhi besarnya marjin pemasaran adalah harga tingkat konsumen, volume penjualan berpengaruh positif sedangkan harga tingkat petani dan jumlah lembaga pemasaran berpengaruh negatif. Hubungan antara harga petani dan harga konsumen (tingkat pedagang) untuk jagung muda menunjukkan hubungan yang negatif dengan koefisien korelasi r sebesar -0,026 dengan p = 0,863 dan untuk jagung tua menunjukkan hubungan yang positif dengan koefisien korelasi r sebesar 0,033 dengan p= 0,828. Meskipun demikian hubungannya tidak signifikan secara statistik karena nilai pnya lebih besar dari 0,05.

This study was intended to find out the channels of corn marketing distribution in Gorontalo District, the correlation between the price at farmer level and marketing institutions, the magnitude of marketing margin, marketing margin distribution, and share of price received by the farmers and marketing institutions. The basic method used in this study was the descriptive analysis. The studied areas were selected purposively. There were 2 corn markets, i.e., old and young corn markets. Respondents of the old corn market comprised of 90 farmers, 8 collecting traders at the village level, 10 local traders, 6 collecting traders at the sub district level, and 3 exporters and consumers. Respondents of the young corn market comprised of 45 farmers, 3 brokers, 4 local traders and consumers. Quantitative analysis was performed using the multiple regression analysis model. The channel of old corn marketing had seven distribution patterns, divided into 4 categories, i.e., longest pattern (pattern I), long pattern (pattern II, III and IV), medium pattern (pattern V and VI) and short pattern (pattern VII). The young corn marketing had 2 distribution patterns, i.e., long pattern (pattern I) and short pattern (pattern II). Pattern VII and II for the old corn and pattern II young corn provided the highest farmer’s share. A factor that significantly influenced the magnitude of marketing margin was the price at the consumer level, while the volume of selling had a positive influence, and the price at the farmer level and the number of marketing institution had a negative influence. The correlation between Farmer Price and Consumer Price (Trader Level) for young corn showed a negative correlation with a correlation coefficient (r) = – 0.026 and p = 0.863; and, for old corn, showed a positive correlation with a correlation coefficient (r) = 0.033 and p = 0.828. However, this correlation was not statistically significant since the value of p > 0.05.

Kata Kunci : Saluran pemasaran,Margin pemasaran,Distribusi margin pemasaran, Marketing channel, marketing margin, and marketing margin distribution


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.