Laporkan Masalah

Keterlibatan ex-participants JICA dalam pengembangan keperawatan kesehatan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan

ARIEF, Ahmadi, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan yang menjadi tanggungjawab puskesmas meliputi upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk upaya kesehatan masyarakat adalah kegiatan perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas). Saat ini program perkesmas sulit untuk berkembang karena tidak lagi menjadi program wajib di puskesmas, meskipun demikian Sulawesi Selatan masih tetap dapat mengembangkannya lebih baik karena memiliki ex-participants JICA dalam program perkesmas. Ex-participants tersebut adalah alumni peserta pelatihan perkesmas di Jepang yang merupakan hasil kerjasama antara pengelola perkesmas di Provinsi Sulawesi Selatan dengan pengelola perkesmas di Prefecture Hyogo Japan dengan biaya yang berasal dari JICA. Dengan keberadaan ex-participants ini sebagai hasil dari sebuah kerjasama maka seharusnya pelaksanaan kegiatan perkesmas di Sulawesi Selatan dapat lebih berkembang dengan baik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui keterlibatan ex-participants JICA dalam pengembangan kegiatan perkesmas di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan desain studi kasus dengan analisis data deskriptif kualitatif. Unit analisisnya adalah tenaga ex-participants JICA dalam bidang perkesmas yang ada di Sulawesi Selatan. Cara pengambilan data dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ex-paticipants JICA dalam pengembangan perkesmas dalam bentuk pendidikan, membangun jaringan, advokasi anggaran, capacity development dan pelayanan perkesmas. Kerjasama ini secara umum telah berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat, namun prinsip-prinsip kerjasama yang baik belum sepenuhnya diterapkan sehingga tujuan dari kerjasama ini tidak akan dicapai secara maksimal. Keberadaan ex-participants di tempat kerjanya mendapatkan dukungan dari rekan dan pimpinannya, dalam kondisi dukungan neutral dan encouraging. Kesimpulan: Seluruh ex-participants JICA sudah terlibat dalam upaya pengembangan perkesmas di Provinsi Sulawesi Selatan dengan bentuk kegiatan sesuai dengan kompetensi mereka di tempat kerja yang didukung oleh rekan dan pimpinan, sehingga kegiatan perkesmas di Sulawesi Selatan dapat lebih berkembang dengan kehadiran mereka.

Background: Health services that have become the responsibilities of health centers consist of individual and public health. One form of public health effort is community health nursing activity. Presently the programs of community health nursing are hard to develop because they are no longer mandatory in health centers. However, in the Province of Sulawesi Selatan the program of community health nursing can sustain because of participation of JICA ex participants in community health nursing programs. This ex participants are alumni of community health nursing training in Japan undertaken collaboratively between community health nursing managers at the Province of Sulawesi Selatan and at the Prefecture Hyogo Japan with funding from JICA. The availability of ex participants should be able to develop the implementation of community health nursing activities at the Province of Sulawesi Selatan. Purpose: To identify the participation of JICA ex participants in the development of community health nursing activities at the Province of Sulawesi Selatan. Method: This qualitative study used case study design and descriptive qualitative data analysis. The analysis unit consisted of JICA ex participant staff in community health nursing affairs at Sulawesi Selatan. Data were obtained through indepth interview and observation. Results: Participation of JICA ex participants in community health nursing development included education, network development, budget advocacy, capacity development and community health nursing service. The cooperation had been running well and was beneficial, however the principles of good cooperation had not been fully implemented so that the objective of the cooperation had not been achieved at its best. The presence of ex participants was supported and encouraged by the peer and the managers. Conclusion: All JICA ex participants participated in efforts to develop community health nursing at the Province of Sulawesi Selatan according to their competence. They were supported by the peer and the manager; activities of community health nursing at Sulawesi Selatan were well developed due to their presence.

Kata Kunci : Perawatan kesehatan masyarakat,Kerjasama,Ex-participants,community health nursing,cooperation,ex-participants


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.